Friday, January 20, 2017

Volume ketentuan DMO batu bara tidak berubah

May 24, 2010 by  
Filed under Coal

Volume ketentuan wajib pasok dalam negeri (domestic market obligation/DMO) untuk batu bara yang sudah ditetapkan di kisaran 30% dari total produksi tidak akan dinaikkan kendati produsen batu bara meyakini terjadi lonjakan produksi menjadi 320 juta ton pada tahun ini.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Batu bara Ditjen Mineral, Batu bara, dan Panas bumi Kementerian ESDM Bambang Gatot Ariyono mengungkapkan ketentuan DMO batu bara di kisaran 30% dari total produksi tersebut mengingat daya serap pasar domestik yang hanya sekitar 60 juta ton sepanjang tahun ini.

“Kalaupun katanya [produsen batu bara] produksi batu bara bisa mencapai 320 juta ton tahun ini, ya diserahkan kepada mekanisme penyerapan pasar saja. Kalau pasar domestik sudah terpenuhi, maka produsen bisa menjual batu baranya kepada siapapun,” katanya hari ini.

Menurut dia, pemerintah memang telah menargetkan produksi batu bara tahun ini di kisaran 262, 48 juta ton yang mengacu kepada postur penerimaan negara di APBN.

Perbedaan target produksi batu bara dengan produsen (APBI), tambah Bambang Gatot, karena besaran produksi tersebut dihitung berdasarkan produksi perusahaan perjanjian karya pengusahaan pertambangan batu bara (PKP2B), tanpa memperhitungkan produksi kuasa pertambangan (KP).

“Kalau produsen tentu menghitungnya dari semua produksi yang ada, termasuk dari KP,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pemerintah telah menetapkan persentase penjualan batu bara 2010 untuk kepentingan dalam negeri minimal sebesar 24,75%, mengingat kebutuhan yang diperkirakan mencapai 64,95 juta ton.

Ketentuan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No 1604 K/30/MEM/2010 tentang Penetapan Kebutuhan dan Persentase Minimal Penjualan Batu bara Untuk Kepentingan Dalam Negeri 2010 yang ditetapkan pada 19 April 2010.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.