Friday, May 26, 2017

Truba Jaya bidik kontrak pembangkit listrik Rp6 triliun

April 7, 2010 by  
Filed under BBM

PT Truba Jaya Engeenering, anak usaha dari PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk (TRUB), berharap mendapatkan kontrak baru senilai Rp6 triliun untuk mencapai target peroleh kontrak tahun ini sebesar Rp10 triliun dengan mengandalkan kontrak-kontrak pembangkitan tenaga listrik.

Presiden Direktur Truba Jaya Erman Suparno mengatakan hingga Februari nilai kontrak yang masih tersisa dari tahun-tahun berikutnya mencapai sekitar Rp4,24 triliun. Tahun ini, tuturnya, perusahaan menargetkan bisa menguasai kontrak Rp7 triliun-Rp10 triliun.

“Kontrak on hand pada tahun ini diharapkan nilainya sebesar Rp 7 triliun, tapi mudah-mudahan bisa mencapai Rp 10 triliun,” kata Erman hari ini.

Menurut dia, saat ini perusahaan masih memiliki beberapa proyek yang masih dalam status on going process. Beberapa proyek tersebut, tuturnya, seperti PLTU Paiton (1×600 MW), PLTU Indramayu (1×625 MW), PLTU Pelabuhan Ratu (3×350 MW), dan repowering PLTGU Muara Karang (675—775 MW.

“Untuk PLTGU Muara Karang sendiri nilai proyeknya sesuai kontrak pada Desember 2007 sekitar US$430 juta. Proyek yang bekerja sama dengan Mitsubishi ini dijadwalkan tuntas pada Mei 2011. Jadi, apabila target pengamanan kontrak tahun ini sebesar Rp10 triliun, kami harus mendapatkan kontrak-kontrak baru tahun ini sebesar Rp6 triliun.”

Truba Jaya mencatat nilai kontrak yang diperoleh perseroan pada 2007 sebesar Rp 4,39 triliun, pada 2008 senilai Rp 6,14 triliun dan pada 2009 sebesar Rp 5,05 triliun.

Adapun, realisasi penerimaan dari tahun ke tahun terus meningkat, yaitu Rp 1,15 triliun pada 2007, Rp 2,38 triliun pada 2008, 2,24 triliun pada 2009 dan target tahun ini mencapai Rp 2,60 triliun.

Erman mengatakan kini perseroan menghitung investasi pembangunan tiga pembangkit tenaga air di Kalimantan Timur dengan kapasitas 2×100 MW, 2×80 MW, dan 2×36 MW.

Perusahaan, tuturnya, akan menjadi kontraktor engineering, procurement, and construction.

Truba Jaya, katanya, juga akan berpartisipasi dalam tender pembangunan PLTU 10.000 MW tahap kedua yang akan digulirkan pemerintah.

Pada tahap awal, katanya, perusahaan akan mengikuti paket tender 150 pembangkit skala kecil oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), baik sebagai independent power producer (IPP), ataupun sebagai kontraktor EPC.

“Saya dengar dari pemerintah dan PLN untuk tahap awal tender pembangkit akan difokuskan pada pembangkit skala kecil untuk pemerataan distribusi listrik di Indonesia sampai 2012. Pembangkit skala besar baru akan ditender setelah 2012. Kami akan terlibat di dua-duanya dan kami targetkan akan menjadi pemenang dalam tender-tender yang kami ikuti,” jelasnya.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.