Friday, January 20, 2017

Tolfee pipa Grissik-Singapura disesuaikan

May 31, 2010 by  
Filed under BBG, Featured

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi akan menetapkan penyesuaian tarif sewa atau tollfee pipa Grissik-Singapura yang dioperatori oleh PT Transportasi Gas Indonesia pada pertengahan Juni dengan mengacu pada Peraturan BPH Migas No.16/2008.

Anggota Komite BPH Migas Jugi Prajogio mengatakan pekan lalu BPH Migas telah melakukan rapat pembahasan mengenai tollfee Grissik-Singapura dengan ConocoPhilips, sebagai tindaklanjut evaluasi atas keberatan rencana penaikan tollfee oleh pihak shipper atau pemilik gas. ConocoPhilips, tuturnya, telah menyerahkan laporan data pendukung yang dibutuhkan oleh BPH Migas.

“Selanjutnya BPH akan mengkaji ulang parameter-parameter yang disampaikan ConocoPhilips dan TGI dan diharapkan penetapan tarif akan ditetapkan pada mid Juni,” tuturnya hari ini.

Jugi mengatakan berdasarkan data-data transporter atau operator pipa gas dan shipper yang sudah masuk kepada BPH Migas diakui terdapat beberapa perbedaan terkait dengan masalah teknis besaran dalam penetapan tarif. Namun, tambahnya, penyesuaian akan tetap dilakukan dengan mempertimbangkan kemudahannya bagi kedua belah pihak.

“Perbedaannya seperti bunga pinjaman TGI mengajukan angka 13% sedangkan ConocoPhilips menyatakan bisa 6%. Kami akan melihat fakta sesungguhnya dalam menetapkan parameter yang mana yang paling tepat untuk dijadikan sebagai acuan penyesuaian tollfee nanti,” katanya.

BPH Migas, tuturnya, akan menetapkan tollfee tersebut sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam peraturan BPH Migas No. 16/P/BPHMIGAS/VII/2008 tentang Penetapan Tarif Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa. “Yang jelas kami akan mengacu pada Peraturan BPH Migas No.16 tersebut. Kami akan siapkan beberapa opsi mulai dari yang termurah sampai dengan termahal. BPH Migas akan upayakan tollfee baru yang akan ditetapkan bisa memudahkan semua pihak.”

Peraturan BPH Mugas itu memungkinkan penyesuaian tollfee apabila ada perubahan biaya operasi atau investasi yang berpengaruh signifikan terhadap keekonomian transporter atau adanya perubahan kontrak (GTA) yang terkait dengan perubahan volume gas bumi.

Berdasarkan ketentuan itu, TGI telah mengusulkan tarif yang didasarkan pada perhitungan IRR yang nilainya ditetapkan sama dengan nilai WACC (weighted average cost of capital) atau dari semula US$0,67 per juta Btu menjadi sekitar US$1,32 per juta Btu. Terhadap usulan itu, BPH Migas sebelumnya telah melakukan dengar pendapat dengan para pihak pada 5 November dan telah diberikan waktu kepada shipper untuk menentukan sikap paling lambat 2 bulan.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.