Friday, May 26, 2017

TNI AL Dukung Keamanan Migas Lepas Pantai

May 28, 2010 by  
Filed under BBM, Featured

JAKARTA. BP Migas bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut menandatangani perpanjangan Nota kesepahaman (MoU) tentang pengamanan dan pengawasan fasilitas industri hulu migas di lepas pantai. MoU ini akan berlaku selama lima tahun hingga 2015, serta dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan berdasarkan kesepakatan.

Perpanjangan MoU ditandatangani Kepala BPMIGAS, R Priyono dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Agus Suhartono di KRI Makassar-590 saat berlayar di Selat Malaka, Jumat (21/5).

“Pengamanan dan pengawasan fasilitas migas di lepas pantai, khususnya yang berada di daerah perbatasan dengan negara tetangga akan ditingkatkan,” ujar Kepala BP Migas dalam sambutannya.

Selain itu, peningkatan keamanan diperlukan mengingat kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang beroperasi di lepas pantai akan terus bertambah di masa yang akan datang. Saat ini, terdapat 24 KKKS offshore yang sudah produksi, tersebar mulai dari perairan Aceh sampai dengan Papua. Tingkat kerawanan akan semakin meningkat untuk KKKS yang wilayah kerjanya berada di perbatasan laut dengan negara lain, seperti Ambalat, Natuna, dan perairan Timor.

“Cadangan di darat makin menipis, wilayah kerja migas akan banyak di lepas pantai, khususnya laut dalam. Dan Potensi sengketa perbatasan cukup tinggi. Apalagi, industri migas memiliki nilai strategis,” lanjut R. Priyono.

Ditambahkan R. Priyono, gangguan keamanan seperti pencurian peralatan operasi maupun pelanggaran batas pengambilan ikan oleh nelayan asing maupun tradisional, dapat menghambat kegiatan operasi. ”Terganggunya operasional yang mengakibatkan turunnya produksi akan menimbulkan kerugian yang cukup besar,”.

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Agus Suhartono mengatakan, pihaknya akan mendukung BPMIGAS untuk menghindari terjadinya teror ataupun sabotase terhadap fasilitas migas di lepas pantai. TNI AL akan membantu mengawal serta mengamankan sarana dan prasarana kegiatan hulu migas.

“Kami juga akan membantu pemetaan fasilitas industri hulu migas, mengamankan kegiatan survei, serta menetralisasi ranjau pada wilayah kerja migas di laut lepas,” katanya.

Selain itu, tambah KSAL, TNI AL juga akan memberikan pelatihan untuk meningkatkan sumber daya manusia di bidang pengamanan, serta saling tukar informasi melalui penempatan personel (liaison officer).

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.