Monday, October 23, 2017

Tender Jaringan Pipa Gas segera Dibuka

March 14, 2010 by  
Filed under BBG, Featured

Pemerintah segera menenderkan jaringan pipa gas sesuai Rencana Induk Jaringan Transmisi dan Distribusi Gas Bumi Nasional Tahun 2010-2025.

“Sesuai rencana induk tersebut, kategori jaringan pipa bersifat open access. Jadi tender akan dilakukan oleh Badan Pengatur Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas),” ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM Evita Legowo, di Jakarta, Jumat (12/3).

Menurut Evita, Rencana Induk Jaringan Transmisi dan Distribusi Gas Bumi Nasional Tahun 2010-2025 tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 0225K/11/MEM/2010 yang ditandatangani Darwin Zahedy Saleh pada 27 Januari 2010.

“Sesuai Kepmen tersebut, kategori jaringan pipa terbagi menjadi open access yang berarti dilelang BPH Migas, dedicated hilir, dedicated hulu, kepentingan sendiri, dan gas kota,” ujarnya.

Pelaksanaan lelang oleh BPH Migas tersebut dilakukan setelah mendapat pertimbangan Menteri ESDM cq Dirjen Migas. “Kami akan memantau pelaksanaannya apakah terpenuhi,” kata Evita.

Sesuai Kepmen, rencana jaringan pipa transmisi gas yang masuk kategori open access dan akan dilakukan lelang adalah Natuna D Alpha-Batam-Duri, Batusangkar-Cerinti-Batam, dan Sumatera West Java (SSWJ)-Aurcina-Sekayu-Kotabumi-Cilegon.

Selain itu ruas Natuna-Kalimantan Barat, Banjarmasin-Palangkaraya-Pontianak, East Natuna-Malaysia, Donggi-Pomalaa, Sengkang-Pare-Pare-Makassar, Tambun-Cikarang, Terang Sirasun-Pegerungan.

Saat dikonfirmasi, Kepala Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas, Tubagus Haryono menyatakan belum bisa menentukan waktu pelaksanaan tender tersebut.

“Untuk melelang itu kita harus pastikan dulu ketersediaan gasnya yang mengacu pada neraca gas nasional. Jadi kalau belum ada kepastian gasn masih sulit untuk menentukan pembukaan tender,” ujar Tubagus.

Ia mencontohkan, jaringan pipa gas Semarang-Cirebon yang sudah selesai tender dan meghasilkan pemenang, tidak bisa direalisasikan karena tidak adanya pasokan gas.

“Tentu kami tidak ingin itu terulang lagi. Sekarang kita kaji untuk menentukan apakah proyek itu berada di priositas pertama, kedua, dan seterusnya,” pungkas Tubagus.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.