Saturday, May 27, 2017

Temasek incar tambang Afrika

March 24, 2010 by  
Filed under Featured

SINGAPURA (Bloomberg): Temasek Holdings Pte, merupakan perusahaan investasi milik pemerintah Singapura, sedang mengincar investasi tambang di Afrika, Mongolia dan beberapa negara lain.

Direktur Temasek Nagi Hamiyeh hari ini mengatakan Temasek — mengelola total investasi sebesar US$123 miliar– akan bekerja sama dengan beberapa mitra strategis termasuk perusahaan investasi swasta.

Temasek dan China Investment Corp, perusahaan pemerintah China yang berinvestasi di pasar modal, sepertinya akan melakukan investasi komoditas seiring harapan akan meningkatnya permintaan di negara-negara Asia.

Perusahaan Singapura ini telah membeli saham produsen batu bara South Gobi Energy Resources Ltd dan perusahaan sektor pertanian, Olam International Ltd.

“Kami sangat bersemangat melakukan investasi di sektor tambang,” ujar Hamiyeh dalam sebuah konferensi. “Kami sangat oportunis dan kapan pun kami melihat kesempatan, kami yakin bahwa kami akan berinvestasi.”

Temasek ternyata bukan satu-satunya perusahaan yang ingin melakukan investasi di Afrika. Alumunium Corp of China yang merupakan produsen logam, pekan lalu sepakat untuk melakukan investasi pada tambang bijih besi di Guinea sebesar US$1,35 miliar.

Hamiyeh juga menambahkan bahwa perusahaan tambang Asia mungkin saja melakukan akuisisi dan investasi di kawasan Afrika, Amerika Latin dan Asia Tengah karena mereka ingin menjadi salah satu produsen tambang terbesar di dunia.

Hamiyeh juga menambahkan, “Dalam beberapa tahun ke depan, kami berharap beberapa perusahaan tambang Asia dapat bergabung dengan perusahaan tambang besar di dunia seperti BHP Billiton Ltd dan Rio Tinto Group.”

Pembelian oleh China
Perusahaan China menawarkan dana lebih dari US$30 milar untuk melakukan investasi pada sektor energi termasuk diantaranya cadangan minyak di Nigeria dan investasi emas di Filipina tahun lalu karena mereka ingin mengurangi ketergantungan mereka dari perusahaan Barat seperti BHP Billiton Ltd yang merupakan perusahaan tambang terbesar di dunia.

Temasek setuju untuk membeli saham South Gobi Energi sebesar US$50 juta pada bulan Januari di Hong Kong. South Gobi energy beroperasi di Mongolia. Temasek mengelola portfolio sebesar S$172 miliar per 31 Juli 2009.

“Mongolia baru saja memulai perjalanan mereka dalam sektor pertambangan. Afrika terus bertumbug menjadi pemasok utama industri mineral untuk memenuhi pertumbuhan permintaan yang terjadi di Asia. Afrika menawarkan kesempatan bagus.”

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.