Saturday, March 25, 2017

Tambahan DBH migas Rp2,2 triliun dianggarkan

February 27, 2010 by  
Filed under BBG, Featured

Pemerintah menganggarkan dana tambahan Rp2,2 triliun guna membayar utang kepada daerah penghasil migas dalam APBN-Perubahan 2010, sehingga total Rp4,2 triliun kewajiban utang DBH migas dipenuhi untuk tahun ini.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan akibat harga minyak mentah dunia yang melonjak hingga menjadi sekitar US$140/barel, menyebabkan kapasitas APBN 2008 tidak mampu membayarkan dana bagi hasil (DBH) migas sepenuhnya.

Alhasil, setelah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tercatat adanya kurang bayar DBH migas hingga Rp10 triliun.

“Pada 2008 tetap kurang bayar karena APBN distruktur tidak sampai [harga minyak] US$100/barel pada waktu itu. Setelah diaudit BPK kami kurang bayar Rp10 triliun. Kami sudah bayarkan Rp2 triliun pada  2009, lalu Rp2 triliun di [APBN] 2010, dan di APBNP Rp1 triliun plus Rp1,2 triliun, jadi total Rp2,2 triliun,” jelas dia dalam pidatonya di hadapan Forum Komunikasi Daerah Penghasil Migas (FKDPM), hari ini.

Bila masih ada ruang fiskal, lanjut Menkeu, maka bukan tidak mungkin utang DBH migas dibayarkan kembali. Bahkan, hal itu akan menjadi salah satu prioritas pemerintah pada 2011 yang disesuaikan dengan penerimaan negara yang dihasilkan dari sektor tersebut.

“Pokoknya kalau ada fiscal space, begitu ada penerimaan [pembayaran utang DBH akan ditingkatkan]. Itu akan jadi prioritas pada 2011,” ucapnya.

Mardiasmo, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, mengungkapkan total kurang bayar DBH migas pada 2008 sebenarnya mencapai Rp10,1 triliun. Dengan dibayarkannya kewajiban utang pemerintah pada tahun ini, kata dia, maka sisa utang DBH tinggal sekitar Rp4 triliun.

“Yang utang DBH Rp2 triliun pada 2009 itu sudah dibayarkan, 2010 sudah juga [dibayarkan Rp2 triliun],” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua FKDPM yang juga Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, membantah telah menerima pembayaran penuh anggaran kurang bayar sebesar Rp2 triliun masing-masing pada 2009 dan 2010.

Bisnis.Com
Agust Supriadi

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.