Friday, January 20, 2017

Star Energy Raup Dana 350 Juta Dollar AS

February 16, 2010 by  
Filed under Featured, Geothermal

Star Energy Geothermal (Wayang Windu) limited mendapatkan tambahan dana 350 juta dollar AS melalui penjualan Surat Obligasi berjangka 5 tahun. Jumlah ini merupakan 2,85 kali lebih tinggi dari perkiraan, di mana menghasilkan lebih dari 1,1 miliar dollar AS pemesanan.

Dari seluruh Surat Obligasi yang terjual, 44 persen dibeli oleh pasar Asia, 40 persen ke pasar Amerika dan sisanya ke Eropa. Barclays Capital. Nomura dan Bank Standard Chartered adalah bank – bank utama yang telah membantu penjualan Surat Obligasi yang dipasarkan di Hongkong, Singapura, London dan Amerika Serikat.

“Hal ini memungkinkan kami untuk menyelesaikan kewajiban keuangan pada kegiatan operasional panas bumi, menciptakan modal awal, dan melaksanakan proyek perluasan Wayang Windu yang direncanakan. Unit 3 akan menghasilkan 127 Mega Watt tambahan kapasitas listrik,” ujar CEO dan Managing Director Star Energy Group Bret Mattes, dalam siaran pers, Senin (15/2/2010), di Jakarta.

Star Energy Geothermal (Wayang Windu) Ltd., adalah perusahaan operator proyek-proyek panas bumi terbesar di Indonesia (Pembangkit Wayang Windu). Diantara fasilitas-fasilitasnya terdapat 2 unit turbin atau generator dengan kapasitas operasional 227 MW yang ditempatkan di pembangkit listrik tenaga panas bumi terbesar di Indonesia. Lapangan uap panas bumi Wayang Windu di dekat Bandung, Jawa Barat.

Pembangkit Wayang Windu secara komersial memulai operasinya pada Juni tahun 2000 me lalui Unit 1 dengan kapasitas turbin 110 MW, Kemudian Perusahaan meningkatkan fasilitasnya dengan menambah turbin berkekuatan 117 MW (Unit 2) pada Maret 2009, meningkatkan kemampuan menghasilkan listrik secara total hingga mencapai 227 MW.

Star Energy berkesempatan untuk mengembangkan dan menjual hingga 400 MW kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam Perjanjian Penjualan yang ada saat ini. Perusahaan ini juga sedang melihat berbagai kemungkinan untuk dapat mengembangkan listrik panas bumi di timur dan barat Jawa, Sumatra, Halmahera dan Bali dan menjajaki kemungkinan investasi panas bumi diluar Indonesia.

Selain mengoperasikan Wayang Windu, Star Energy juga mengoperasikan Blok Kakap PSC di Natuna, yang memproduksi minyak dan gas bekerja sama dengan Premi er Oil, Singapore Petroleum, dan Pertamina. Gas yang dihasilkan dijual ke Sembawang Corporation di Singapore melalui sistem jalur pipa bawah laut Natuna Barat dimana Star Energy adalah salah satu pemiliknya.

Star Energy juga memegang PSC eksplorasi Banyumas (Jawa Tengah), Sebatik (Kalimantan Timur Laut) dan Sekayu (Sumatra Selatan), yang merupakan tiga dari blok migas yang memiliki prospek terbaik di Indonesia. Star Energy saat ini sedang melakukan operasi pengeboran sebuah sumur explorasi di PSC Sekayu dan akan melakukan pengeboran di Blok Sebatik pada akhir 2010.

Star Energy Raup Dana 350 Juta Dollar AS

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.