Monday, October 23, 2017

SKB hemat listrik akan dicabut paling lama pada Juni 2010

April 14, 2010 by  
Filed under BBM, Featured

Pemerintah berencana mencabut pemberlakuan Surat Kesepakatan Bersama (SKB) lima menteri mengenai penghematan listrik melalui pergeseran jam kerja industri, paling lama pada Juni 2010.

Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jacobus Purwono mengungkapkan target pencabutan ketentuan yang bertujuan mengoptimalkan beban listrik tersebut, sejalan dengan upaya pemenuhan kapasitas listrik di wilayah Jawa-Bali.

“Dengan tercukupinya kapasitas listrik, ketentuan soal SKB lima menteri pasti dicabut. Kami [Kementerian ESDM] sedang dalam proses menuju kesana [pencabutan]. Kira-kira sebelum Juni lah,” ujarnya, hari ini.

Menurut dia, dengan mulai beroperasi beberapa pembangkit listrik tenang uap (PLTU), bagian megaproyek pembangkit 10.000 megawatt (MW) tahap I, pasokan listrik di wilayah Jawa-Bali sudah semakin membaik.

Hanya saja, Purwono melanjutkan pemerintah tetap menghimbau masyarakat, terutama golongan pelanggan besar dan industri agar melakukan efisiensi konsumsi listrik.

Menurut dia, bentuk efisiensi tersebut tidak hanya melalui penggantian motor-motor dan mesin-mesin yang boros energi, tetapi juga dengan melakukan audit terhadap peralatan listrik lainnya, seperti pendingin ruangan (air conditioner/AC), bola lampu, dan perangkat lainnya.

Misalnya, perkantoran bisa mensiasati efisiensi konsumsi listrik dengan memanfaatkan cahaya matahari sebagai pengganti lampu untuk penerang ruangan. Selain itu, efisiensi konsumsi listrik juga bisa ditingkatkan dengan mengurangi pemakaian listrik pada waktu beban puncak dan penggunaan lampu hemat energi.

“Dengan penggunaan lampu hingga 50% dari kondisi sekarang [siang hari], saya rasa sudah terang. Barangkali, hanya disain ruangan yang diperlukan. Begitu juga dengan penggunaan AC, mungkin saja kan temperaturnya diturunkan. Makanya perlu diaudit bagaimana pola konsumsi listrik sekarang.”

Di sisi lain, General Manager PT Perusahaan Listrik Negara Distribusi Jakarta dan Tangerang Purnomo Willy mengungkapkan pemberlakuan SKB lima menteri tersebut dinilai cukup mampu menekan tingkat konsumsi listrik di wilayah Jakarta dan Tangerang pada saat beban puncak.

“Yang jelas, efisiensi konsumsi listrik akan tetap dilakukan. PLN akan terus memberikan sosialisasi soal penghematan kepada pelanggan, kendati pasokan listrik sudah semakin membaik.”

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.