Tuesday, January 17, 2017

SBY: RI ajukan klaim tumpahan minyak Laut Timor

July 23, 2010 by  
Filed under BBM

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan pemerintah akan mengajukan klaim kepada perusahaan yang mengakibatkan tumpahan minyak di Laut Timor, dan menginstruksikan Menteri Perhubungan beserta tim untuk menuntaskan masalah tersebut.

Kepala Negara juga mengatakan komunitas di Nusa Tenggara Timur terutama yang berada di Pulau Rote dan sekitarnya yang merasakan dampak tumpahan minyak tersebut harus mendapat bantuan yang pantas.

“Kita akan melakukan kewajiban menyelesaikan masalah ini, [yaitu] mengajukan klaim kepada perusahaan yang mengakibatkan tumpahan minyak itu,” kata Presiden Yudhoyono dalam sidang kabinet paripurna yang membahas APBN 2010 dan RAPBN 2011 di Istana Presiden, hari ini.

Presiden mengatakan upaya mendapatkan klaim akibat terjadinya tumpahan minyak dari Kilang Montara di Blok Atlas Barat Laut Timor di Laut Timor, juga harus tetap menjaga komunikasi diplomatik dengan pemerintah Australia dan Thailand.

Presiden Yudhoyono meminta Menteri Perhubungan bersama tim menjalankan instruksi yang telah diberikannya 1,5 bulan lalu.

“Saya sengaja meletakkan penyelesaian masalah ini tanpa terlalu banyak memberikan pernyataan politik, yang penting tujuan kita tercapai. Yang penting settlement-nya benar dan yang penting komunitas Indonesia yang terdampak dari kejadian itu  mendapat santunan yang tepat,” katanya.

Seperti diketahui, Indonesia telah membentuk tim advokasi untuk menuntut ganti rugi kepada Australia dan operator PTTEP Australasia, minimal sebesar Rp247 miliar akibat tumpahan minyak dari Kilang Montara di Blok Atlas Barat Laut Timor di Laut Timor.

Menteri Perhubungan Freddy Numberi mengatakan tim itu terdiri dari tim advokasi dalam dan luar negeri yang akan mengumpulkan data sekaligus berhubungan langsung dengan perusahaan pencemar yang akan dituntut oleh pemerintah.

Menhub menjelaskan tim advokasi nasional diketuai oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dengan anggota berasal dari unsur pemerintah daerah, bupati dan gubernur setempat, serta LSM Yayasan Peduli Timor Barat. Menhub menambahkan Timnas Penanggulangan Tumpahan Minyak di Laut Timor telah berhasil menghitung besaran ganti rugi dengan estimasi sebesar Rp247 miliar. Nilai besaran itu, lanjut Freddy, kemungkinan bertambah seiring dengan usulan estimasi angka dari pemerintah daerah dan LSM setempat

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.