Friday, January 20, 2017

RI butuh 15 tahun realisasikan pembangkit nuklir

April 16, 2010 by  
Filed under Featured, Nuclear Power

Pemerintah memerlukan waktu antara 10 tahun dan 15 tahun ke depan untuk merealisasikan pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) atau molor dari target semula pada 2017.

Anggota Dewan Energi Nasional Herman Darnel Ibrahim mengatakan pemerintah sebenarnya telah memiliki keputusan legal merealisasikan PLTN, yaitu UU No.17/2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang. UU itu menyebutkan bahwa PLTN seharusnya bisa dibangun dan beroperasi pada 2017.

“Tetapi melihat kondisi yang ada saat ini, tidak cukup waktu untuk direalisasikan pada 2017. Mungkin 10 atau bahkan 15 tahun lagi baru bisa,” katanya hari ini.

Untuk mencapainya, lanjutnya, dibutuhkan langkah lanjutan berupa pengambilan keputusan bisnis terkait dengan rencana tersebut, termasuk di dalamnya penetapan mengenai badan usaha pelaksana pembangunan, apakah akan dilakukan oleh PLN, BUMN lain, atau badan usaha lainnya.

Menurut dia, badan usaha tersebut nantinya akan membuat keputusan-keputusan bisnis yang lebih detail, terkait dengan lokasi, pendanaan, desain dan teknologi yang akan dipilih, dan kegiatan sosialisasi yang perlu dilakukan agar PLTN mendapatkan penerimaan dari masyarakat.

Dari sisi teknologi, kata Herman, di dunia sebenarnya telah banyak yang telah menguasai dan mengimplementasikan PLTN. Prancis, tuturnya, merupakan pemain terbesar dengan 58 reaktor dari total 440 reaktor dunia, dengan kapasitas rata-rata 1.000 MW.

“Mereka 80% listriknya dipasok dari PLTN dan itu menjadikan Perancis menjadi negara terkemuka untuk teknologi PLTN,” katanya.

Kanada dan Amerika Serikat juga banyak menggunakan teknologi Nuklir. Bahkan, lanjutnya, Rusia memiliki keahlian dalam mengembangkan PLTN terapung.

“Kalau di Asia, Jepang dan Korea Selatan bisa dikatakan yang paling maju. Dari seluruh alternative itu, Indonesia nantinya bisa memilih salah satunya lalu mungkin perlu dilakukan repeate order agar lebih efisien dan mudah pengerjaannya,” katanya.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.