Monday, May 29, 2017

Hatta: China Bersedia Renegosiasi Kontrak Gas

May 9, 2012 by  
Filed under BBM

Jakarta – Pemerintah China akhirnya bersedia melakukan renegosiasi harga gas cair LNG Tangguh ke Fujian-China yang sudah sekian lama terlampau murah. Menteri Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan RI telah membentuk tim renegosiasi kontrak ke negeri Tirai Bambu tersebut.

“China bersedia untuk melakukan renegosiasi kontrak gas yang harganya selama ini jauh dari harga formula internasional,” ujar Hatta di Kantornya, Lapangan Banteng, Rabu (9/5/2012).

Dikatakan Hatta, pihaknya saat ini sudah menyusun tim renegosiasi kontrak gas ke China dan tim utamanya dari Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) dan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral

“Tim-nya sudah disusun, dan ujung tombak renegosiasi harga kita serahkan ke BP Migas dan ESDM,” ujar Hatta.

Dikatakan Hatta, pemerintah mengharapkan harga gas ke China bisa sesuai dengan formula internasional dan berkaitan dengan Indonesia Crude Price (ICP).

“Diharapkan harganya sesuai dengan formula internasional yang berkaitan dengan ICP, jadi apabila market diluar bergerak ya tentu itu bergerak, tetapi harganya jauh lebih baik dari pada yang berlaku saat ini,” tutup Hatta.

Sebelumnya, Pengamat Perminyakan, Kurtubi mengatakan ekspor gas ke luar negeri harus segera dihentikan, apalagi diekspor dengan harga yang sangat murah.

“Walau gas kita banyak, tetapi kalau terus diekspor dengan harga yang murah, negara tentunya rugi besar,” kata Kurtubi, beberapa waktu lalu.

Kurtubi memberi contoh, ekspor gas bumi ke China sudah terjadi selama bertahun-tahun dengan harga yang sangat murah yakni hanya US$ 4 per mmbtu (Million Metric British Thermal Unit).

“Padahal harga pasar gas dunia saat ini adalah US$ 20 per mmbtu, tentunya mengekspor gas ke China sangat jelas merugikan negara, masak mau diterusin,” ujarnya.

Untuk itu dirinya meminta tegas jika China tidak bisa diajak untuk renegoisasi kontrak gas maka segera hentikan pasokan gas.

Seperti diberitakan sebelumnya, menurut Anggota Komite BPH Migas, Qoyum Tjandranegara, ekspor gas yang dilakukan saat ini telah merugikan negara sekitar Rp 183 triliun per tahun.

detikfinance

Comments

3 Responses to “Hatta: China Bersedia Renegosiasi Kontrak Gas”
  1. kebijakan kenaikan harga gas yang secara bertahap, yakni terdiri atas 35 persen pada 2012 dan 15 persen pada 2013, cukup bagi pengusaha.

  2. silver price says:

    Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengklaim telah berhasil melobi pemerintah China untuk melakukan renegoisiasi harga gas cair LNG Tangguh ke Fujian-China. Pemerintah Indonesia juga telah membentuk tim untuk melakukan renegoisiasi kontrak ke negeri tirai bambu tersebut.

  3. gold account says:

    “Mereka sudah mau (renego­siasi harga gas). (Harganya) kita tetap mengikuti formula inter­na­sional terkait dengan Indo­nesia Crude Price (ICP),” ujar Menko Perekonomian Hatta Rajasa di kantornya, kemarin.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.