Monday, October 23, 2017

Realisasi Investasi hulu minyak & gas capai US$2,6 miliar

April 14, 2010 by  
Filed under BBM, Featured

Realisasi investasi kegiatan hulu minyak dan gas bumi hingga kuartal I/2010 baru mencapai US$2,6 miliar atau setara dengan 16,26% dari target yang dicanangkan Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi tahun ini sebesar US$15,99 miliar.

“Realisasi investasi hulu migas kuartal I/2010 mencapai sekitar US$2,6 miliar. Angka final baru Mei kami terima,” tutur Kepala BP Migas R. Priyono, hari ini.

Padahal, BP Migas mengharapkan terjadi investasi sebesar US$15,99 miliar seiring dengan bertambahnya jumlah kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) selama 2009 menjadi sekitar 232 KKKS dari sebelumnya yang hanya sekitar 203 KKKS. Angka realisasi itu menunjukkan KKKS hanya membelanjakan sekitar 16,26% dari total rencana yang telah disetujui BP Migas tahun ini.

Tahun lalu, untuk periode yang sama investasi kegiatan usaha hulu migas mencapai sekitar US$2,95 miliar. Kala itu, BP Migas menyetujui program kerja dan anggaran (work program and budget/WP&B) dari sekitar 209 KKKS dengan total komitmen investasi sekitar US$15,15 miliar sehingga realisasi investasi pada kuartal I 2009 juga di bawah target, yaitu hanya sekitar 19,47%.

Target investasi itu rencananya untuk pengerjaan wilayah kerja produksi sebesar US$ 13,628 miliar dan eksplorasi US$2,36 miliar. Namun, Priyono tidak menjelaskan secara detail mengenai alokasi dari investasi yang sudah terealisasi tersebut.

Berdasarkan catatan Bisnis.com, realisasi investasi hulu migas tahun lalu memang hanya sekitar US$10,87 miliar yang terdiri dari investasi di blok produksi US$9,98 miliar dan blok eksplorasi US$898 juta.

Kekhawatiran investor mengenai isu rancangan peraturan pemerintah tentang cost recovery dianggap sebagai pemicu surutnya minat investor untuk menggelontorkan lebih banyak investasi.

“Investor masih khawatir dengan belum jelasnya RPP cost recovery,” ujar Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Evita Herawati Legowo saat itu.

Priyono juga menjelaskan realisasi investasi 2009 yang lebih rendah 12% dibandingkan dengan realisasi 2008 sebesar US$12,096 miliar terjadi karena berbagai sebab, meliputi turunnya komitmen, efisisensi pengadaan, penundaan proyek karena belum ada persetujuan, dan penundaan kegiatan pengeboran.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.