Wednesday, May 24, 2017

Rata-rata produksi minyak Energi Mega 6.400 bph

November 6, 2010 by  
Filed under BBM

PT Energi Mega Persada Tbk membukukan rata-rata produksi minyak hingga kuartal III/2010 sebesar 6.400 barel per hari (bph).

Direktur Utama EMP Imam Agustino mengatakan untuk produksi gas pihaknya hingga kuartal III/2010 sebesar 40,9 juta kaki kubik per hari. Pada semester pertama 2010, perseroan mencatatkan produksi minyak sebesar 6.500 bph dan untuk produksi gas sebesar 40,5 juta kaki kubik gas per hari.

“Terlepas dari penghentian sementara atas produksi dari lapangan minyak Sepanjang di blok Kangean PSC sejak Agustus 2010, kami berhasil mempertahankan konsistensi dari rata-rata produksi harian perusahaan,” ujar Imam dalam siaran persnya, hari ini.

Imam menjelaskan blok Malacca Straits PSC membukukan produksi rata-rata harian sebesar 4.200 bph, 4.400 bph, dan 4.400 bph masing-masing untuk Juli, Agustus, dan September 2010.

Sebelumnya, Head of Investor Relation PT Energi Mega Persada Tbk Herwin Hidayat mengungkapkan jelang akhir tahun ini atau awal 2011 pihaknya berharap bisa mendapatkan tambahan produksi gas dari lapangan Segat yang ada di Blok Bentu PSC (Riau) sebesar 20 juta—30 juta kaki kubik gas per hari.

“Produksi dari minyak dari lapangan Pagerungan Utara, Kangean PSC [Jawa Timur] diharapkan sekitar 5.000—7.000 barel per hari. Karena kami memiliki kepemilikan 50% di Kangean, maka kami akan mendapatkan setengah dari produksi itu,” ujar Herwin. .

Adapun, pada Blok Kangean, EMP memiliki 50% kepemilikan hak partisipasi bersama dengan Mitsubishi Corporation dan Japan Petroleum Exploration Co. Ltd yang masing-masing memiliki 25%.

Terkait perkembangan akuisisi pembelian 10% kepemilikan hak partisipasi di Blok Masela, Herwin mengatakan kalau prosesnya masih terus berjalan. Dia menjelaskan saat ini akuisisi tersebut masih dalam tahap finalisasi joint operation agreement (JOA) dengan  Inpex Masela Ltd selaku pengelola blok tersebut.

“Target closing akuisisi atas 10% Blok Masela diharapkan selesai akhir November 2010. Kami optimistis rencana ini akan segera selesai. Sebab dana untuk pembelian 10% di Blok Masela sebesar US$100 juta sudah tersedia karena sudah dialokasikan perusahaan dari dana hasil rights issue Februari 2010”

Herwin menjelaskan total cadangan gas di Blok Masela mencapai 18,5 triliun kaki kubik gas, sementara untuk cadangan minyaknya mencapai 333 juta barel. Berdasarkan rencana, Energi Mega Persada bakal mengoperasikan blok tersebut mulai 2016.

Dia menambahkan kalau dalam waktu dekat pihaknya tidak akan mengakuisisi blok minyak dan gas (migas) baru sebelum proses pembelian 10% kepemilikan hak partipasi di Blok Masela rampung. Kendati demikian, dia tak menampik pihaknya tetap membuka mata pada peluang untuk akuisisi blok baru.

“Kemungkinan itu tetap kami buka, meski itu bukan fokus kami. Soal pendanaan saya belum bisa menyebutkan persiapan kami seperti apa.”

Belum lama ini, EMP melalui anak usahanya Kondur Petroleum S.A sudah menandatangi kontrak jual beli gas dengan BOB PT BSP Pertamina Hulu Energi (BOB). Kontrak tersebut akan berjalan selama 8 tahun yang  rencananya dimulai pada semester II/2012 hingga 2020.

Total volume gas yang dikontrakkan dalam perjanjian tersebut adalah 25 miliar kaki kubik gas. Artinya, per hari blok tersebut diharapkan bisa menjual 9 juta kaki kubik gas.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.