Friday, September 22, 2017

Purnomo Yusgiantoro Akui Upayakan Penghilangan Timbal

March 30, 2010 by  
Filed under BBM

Mantan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di era Gus Dur dan Megawati Soekarnoputri buka suara terkait upaya menghilangkan timbal dalam bensin. Ia mengaku hal itu sudah diupayakan dengan mengajukan tambahan dana pada Kementerian Keuangan tapi ditolak.

Hal itu disampaikan kepada wartawan di Jakarta, Senin (29/3). “Tahun 2003, ada komitmen KLH bahwa bensin Indonesia bersih dari timbal. Tapi, ketika diajukan ke kami, kami harus mengajukan ke Depkeu untuk membeli HOMC (bahan untuk menjaga nilai oktan) ke Depkeu. Tapi ditolak, karena menambah biaya subsidi juga,” kata Purnomo.

Harga high octane methane component (HOMC), sahut dia, lebih tinggi dari biaya yang harus dikeluarkan jika menggunakan tetra ethyl lead. Biaya ini yang tidak disetujui untuk dikeluarkan oleh Departemen Keuangan karena akan menaikkan biaya subsidi yang harus dikeluarkan pemerintah. Itu, sahut dia, merupakan hal yang diketahui di tataran menteri. Sementara, informasi lain yang melibatkan tataran di bawahnya ia mengaku tidak mengetahui.

“Tidak setuju karena menambah subsidi. Itu yang diketahui di tataran menteri. Kita tidak punya uang untuk beli, akhirnya kami dragging (penggunaan TEL) sampai tahun berapa,” jelasnya.

Masalah penggunaan TEL mencuat setelah pengadilan di Inggris memutuskan Innospec Ltd bersalah terkait penyuapan kepada pihak-pihak tertentu agar produknya bisa dijual. Mereka menyuap melalui agen PT Soegih Interjaya untuk mempengaruhi kebijakan terkait pembebasan bensin bertimbal.

Mantan Dirjen Migas Kementerian ESDM Rachmat Sudibyo dan mantan Dirut Pertamina Suroso Atmomartoyo disebut dalam dakwaan sebagai pihak yang ikut menikmati aliran suap tersebut jutaan dolar tersebut. KPK mengaku telah menerima pengaduan serta mengadakan penelaahan atas dugaan suap tersebut.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.