Sunday, September 24, 2017

Produksi minyak mentah Indonesia berpeluang naik

April 7, 2010 by  
Filed under BBM, Featured

Produksi minyak mentah nasional berpeluang bertambah sebanyak 14.000 bph pada akhir Mei 2010 menyusul akan tuntasnya proyek fasilitas produksi North Duri Development 12, Blok Rokan yang secara total bisa berproduksi hingga 40.000 bph.

Direktur Marketing PT Truba Jaya Engeering Mansyur Tampubolon mengatakan perusahaan telah mendapatkan kontrak penyelesaian engineering, procurement, dan construction (EPC) pada proyek NDD 12 sejak 2008. Kontrak tersebut, tuturnya, bernilai total US$149 juta.

Dalam kontrak itu, katanya, Truba Jaya berkewajiban untuk menuntaskan fasilitas produksi yang di antaranya terdiri dari pemasangan 583 pompa minyak, instalasi pipa, wellpad, dan jalur akses. Sejauh ini, katanya, pekerjaan proyek telah mencapai tingkat kemajuan 60%. “Yang sudah selesai instalasinya itu sudah bisa berproduksi sehingga dari NDD itu kini sudah bisa mengalirkan minyak sekitar 24.000 bph. Kalau proyek tuntas pada Mei nanti, total minyak yang bisa diproduksi oleh Chevron Pacific Indonesia dari NDD 12 akan mencapai 40.000 bph,” jelasnya hari ini.

Presiden Direktur CPI A. Hamid Batubara tidak merespons pertanyaan Bisnis ketika dikonfirmasi mengenai hal ini. Proyek NDD merupakan pengembangan lanjutan dari Lapangan Duri ini diharapkan dapat memacu kembali produksi minyak Lapangan Duri.

Pemerintah sebelumnya telah meresmikan produksi minyak pertama (firs oil) dari NDD 12 tersebut pada 26 Novemver 2008. Lapangan North Duri Area 12 yang merupakan pengembangan terbaru sisi utara Lapangan Duri yang diitemukan pada tahun 1941 di Riau. Sebenarnya, pemerintah memproyeksikan produksi hingga mencapai 34.000 bph pada 2012 dengan menerapkan teknologi steamflood yang akan dimulai pada 2009.

Steamflood merupakan sebuah metode enhanced oil recovery (EOR) di mana uap diinjeksikan ke dalam reservoir untuk meningkatkan angka recovery minyak. Di Lapangan Duri, steamflood terbukti mampu meningkatkan produksi hingga lebih dari tiga kali lipat dibandingkan dengan hanya primary recovery dan penerapan teknologi tersebut merupakan salah satu proyek steamflood terbesar di dunia.

“Selain diharapkan meningkatkan, angka recovery minyak yang dapat diangkat, teknologi steamflood diyakini mampu memperpanjang usia produksi lapangan ini,” kata Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi R. Priyono pekan lalu.

Selain kontrak EPC tersebut, Mansyur mengatakan perusahaan juga telah mengantongi kontrak pemeliharaan fasilitas produksi milik CPI senilai US$ 98,88 juta. Kontrak tersebut diperolehnya pada Februari lalu durasi kontrak 4 tahun.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.