Monday, January 23, 2017

Produksi minyak akan capai 985.000 bph

May 7, 2010 by  
Filed under BBM

Produksi minyak mentah dan kondensat diperkirakan bisa bergerak ke level minimal 985.000 barel per hari mulai Juni menyusul kembali bergairahnya industri migas pascapelepasan pembatasan cost recovery yang sebelumnya ditetapkan dalam APBN dan percepatan persetujuan WP&B.

Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi R. Priyono mengatakan produksi minyak dan kondensat harian saat ini mencapai 970.000 bph. Tingkat produksi itu diperkirakan akan terus bertahan sehingga rata-rata produksi bulanan pada Mei diperkirakan bisa di atas 965.000 bph.

“Produksi sekarang 970.000 bph. Itu produksi harian. Kalau melihat potretnya, 965.000 bph sudah lewat bulan ini,” katanya hari ini.

Berdasarkan data BP Migas, rata-rata produksi minyak pada April 965.392 bph. Adapun, rata-rata produksi 2010 baru mencaai 956.706 bph.

Priyono mengatakan peningkatan produksi tersebut setidaknya disebabkan oleh dua faktor. Pertama, tuturnya, dilepaskan batas cost recovery yang sebelumnya diatur dalam APBN dan menyebabkan investor mengurangi minat investasinya, khususnya di kegiatan ekplorasi baru dan kegiatan pemeliharaan fasilitas produksi.

“Saya dengar saat ini muncul semangat baru karena capping cost recovery tidak jadi diberlakukan,” katanya.

Kedua, tuturnya, faktor percepatan persetujuan program kerja dan anggaran (work program and budget/WP&B). Persetujuan WP&B 2010 telah rampung persetujuannya oleh BP Migas pada 2009.

“Itu pertama kalinya terjadi, karena sejak zaman Pertamina dulu sampai sebelum tahun ini, persetujuan WP&B dilakukan di tahun berjalan,” katanya.

Priyono mengatakan ada kemungkinan produksi minyak dan kondensat bisa mencapai 985.000 bph pada Juni. Hal itu terkait dengan efek dari percepatan persetujuan WP&B.

“Kalau potret yang kami tangkap, produksi pernah mencapai 985.000 bph dan kami pikir produksi memang bisa mencapai level tersebut. Kalau tidak bisa, malah kami akan mempersoalkannya, kenapa itu bisa terjadi,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Tim Pengawas Peningkatan Produksi Minyak Rudi Rubiandini mengatakan produksi minyak mulai meningkat mulai Juni atau enam bulan pascapersetujuan WP&B. Level produksi, katanya, bisa menyentuh level 994.000 bph.

“Lonjakan produksi itu terjadi sebagai efek dari persetujuan WP&B yang biasanya memang baru memberikan kontribusi 5—6 bulan setelahnya. Bahkan, produksi bisa naik lagi pada September yang berasal dari Pertamina Hulu Energi, Kodeco, dan Petrochina,” katanya.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.