Saturday, May 27, 2017

Polda Jambi Buru Pelaku Utama Penimbunan BBM

May 3, 2010 by  
Filed under BBM

Kepolisian Daerah Jambi masih memburu pelaku utama penimbunan bahan bakar minyak jenis solar sebanyak 36,5 ton yang berhasil diungkap kepolisian beberapa pekan lalu di RT 8, Kelurahan Sijenjang, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi.
Kepala Bidang Humas Polda Jambi, AKPB Almasyah, di Jambi, Jumat, mengatakan pihaknya sedang memburu pelaku utama penimbunan dan penyimpanan solar ilegal yang dikabarkan sudah kabur saat terungkapnya kasus ini.
“Polisi langsung turun ke lokasi kejadian yang letaknya berjarak satu kilometer dari depot Pertamina Jambi di kawasan Kasang,” katanya.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi yang sudah diperiksa tim penyidik Polda Jambi, identitas dari pelaku utama sudah diketahui. “Tinggal menunggu waktu untuk menangkapnya, dan kami terus memburu keberadaanya,” kata Alamsyah menegaskan.

Sementara ini kepolisian baru mengamankan dan menetapkan dua tersangka, yakni sopir dan buruh, yang tertangkap saat sedang menurunkan minyak solar di lokasi tempat penimbunan tersebut, sedangan pelaku utamanya belum ada yang tertangkap. “Tugas tim Polda Jambi memang saat ini adalah mengejar pelaku utamanya agar kasus ini bisa terungkap dengan jelas siapa saja pemilik solar tersebut,” kata Almansyah.
Terungkapnya kasus ini setelah kepolisian mendapatkan informasi dari warga setempat bahwa di daerah mereka sering terjadi aksi penimbunan minyak solar yang dibawa dari depot Pertamina dan mampir ke lokasi kejadian.
Setelah tim turun kelokasi pada beberapa pekan lalu, berhasil mengungkap satu tempat dengan barang bukti sebanyak 25 ton solar dan 5 ton premium.
Pada penangkapan di lokasi pertama polisi berhasil mengamankan dua tersangka, yakni sopir mobil tangki milik PT Corpatama Tanggang Jaya, Sumarsono, dan buruh bongkar muat BBM, Erik, keduanya adalah warga Kota Jambi.
Pelaku utamanya, kata dia, kabur saat polisi berada di lokasi kejadian. Pihaknya hanya menemukan lokasi penimbunan, barang bukti berupa BBM jenis solar dan premium yang disimpan di drum, tempat penyimpanan air ukuran besar, serta beberapa unit tangki penampungan yang ditanam di dalam tanah oleh para pelaku.
Selang beberapa hari kemudian, di dekat lokasi yang sama tim dari Polda Jambi kembali membongkar tempat penimbunan solar sebanyak 11,5 ton. Namun, pelaku utamanya juga melarikan diri dari kejaran petugas.
Untuk kasus ini para pelakunya dikenai Pasal 372 (penggelapan) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.