Saturday, April 19, 2014

PLTP Wayang Windu Unit 3 direalisasikan

March 14, 2010 by  
Filed under Geothermal

PT Star Energy siap merealisasikan proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Wayang Windu Unit 3, Jawa Barat berkapasitas 173 megawatt (MW) senilai US$350 juta-US$400 juta pada pertengahan 2010.

Hal itu juga terkait dengan telah terpenuhinya dana investasi proyek pembangkit dan sedang dilaksanakannya pekerjaan sipil yang diprediksikan selesai April 2010.

Vice President Eksternal Affairs PT Star Energi Sanusi Satar mengatakan pengeboran sumur pertama proyek panas bumi unit 3 itu dalam rencananya memang akan dilakukan pada tahun ini, sehingga on stream bisa terlaksana pada 2012.

“Sekarang tinggal membereskan persoalan perizinan saja. Kalau izin sudah selesai, akan dilanjutkan ke tahap pengeboran untuk unit 3. Dananya kan juga sudah terkumpul melalui obligasi. Kami harpakan target operasi komersil paling lama akhir 2014 bisa tercapai,” tuturnya, pekan lalu.

Menurut dia, kebutuhan dana investasi hingga US$400 juta tersebut merupakan akumulasi investasi untuk pengeboran sekaligus pembangunan power plant. Estimasi investasi untuk satu kali pengeboran, lanjut dia, sekitar US$5-US$6 juta per sumur.

Sementara itu, pembangunan turbin power plant membutuhkan dana sekitar US$200 juta-US$240 juta. Hanya saja, dia menambahkan banyaknya sumur yang akan dibor tergantung pada cadangan yang ada karena satu sumur biasanya bisa menghasilkan 15 MW.

Sanusi mengatakan, pihaknya sudah memulai pekerjaan sipil berupa pembangunan jalan menuju lokasi proyek Wayang Windu Unit 3 sejak Oktober tahun lalu sehingga pertengahan 2010 sudah mulai pengeboran sumur.

Dia memaparkan PLTP Wayang Windu yang dioperasikan oleh Magma Nusantara Limited (MNL),anak usaha Star Energy Group itu merupakan bagian dari target perusahaan untuk mengembangkan PLTP dengan total kapasitas 400 MW pada 2014.

Selain itu, Sanusi menambahkan, PLTP Wayang Windu juga bagian dari megaproyek pembangkit listrik 10.000 MW tahap II. Star Energy saat ini telah mengoperasikan dua unit PLTP, yaitu PLTP Wayang Windu 1 dan 2 dengan total kapasitas terpasanga 257 MW atau masih kurang 143 MW dari komitmen kontraknya.

“Kami juga sudah merencanakan pembangunan PLTP Wayang Windu unit 4 dan ditargetkan bisa dibangun pada 2014 yang sejalan dengan unit 3, tetapi investasi lebih kecil karena sudah ada pembangkit dan unitnya lebih kecil.”

Berkaitan dengan harga jual listrik, Sanusi mengakui Star Energy akan mengajukan renegosiasi harga jual listrik panas bumi kepada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) untuk Wayang Windu Unit 3 dan 4 yang sudah terkontrak US$0,049 per kWh, seiring dengan keputusan pemerintah melalui Permen ESDM No. 32/2009 yang menetapkan harga patokan tertinggi (HPT) panas bumi US$0,097 per kWh.

“Permen soal harga panas bumi kan sudah keluar, makanya kami sangat berharap agar PLN bisa menerima niat kami untuk melakukan renegosiasi harga listrik yang dulu ditetapkan US$4,94 sen per kWh. Kami tidak menuntut harga yang terlalu tinggi, hanya menginginkan harga yang wajar dan realistis sesuai dengan kebutuhan investasi,” tuturnya.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.