Thursday, July 27, 2017

PLN yakinkan Kebutuhan listrik Jawa-Bali terpenuhi 2011

April 14, 2010 by  
Filed under BBM

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) meyakini kebutuhan pasokan listrik di wilayah Jawa-Bali sudah terpenuhi secara maksimal pada 2011, seiring dengan beroperasinya beberapa pembangkit proyek 10.000 MW tahap I mulai tahun ini.

Selain itu, perusahaan setrum pelat merah itu juga sedang melakukan pembangunan jaringan lingkar luar 500 kV dan transmisi lingkar dalam 150 kV guna memperkuat pasokan listrik Jakarta dan sekitarnya yang ditargetkan tuntas pada 2011.

Direktur Operasi PLN wilayah Jawa-Bali I.G.A Ngurah Adnyana mengungkapkan pada dasarnya kondisi kelistrikan Jawa-Bali sudah tidak mengalami defisit pada tahun ini. Hanya saja, kata dia, daya mampu di beberapa lokasi pembangkit masih sama dengan beban puncak.

“Secara keseluruhan, pasokan listrik Jawa-Bali sudah aman. Terpenuhinya secara maksimal pada 2011 sehingga daftar tunggu yang mencapai 3.000 MW juga bisa terlayani,” ujarnya, hari ini.

Berdasarkan per 3 Maret 2010, dia melanjutkan beban puncak di sistem Jawa-Bali mencapai 17.503 MW. Sementara itu, daya pasok mencapai 22.500 MW.

Menurut dia, dengan masuknya daya dari pembangkit listrik proyek 10.000 MW tahap I semakin memperkuat sistem kelistrikan Jawa-Bali. Bahkan, kata dia, wilayah Jakarta akan dikelilingi jaringan 500 kV yang akan memperkuat jaringannya.

Pembangunan jaringan lingkar luar ini meliputi penambahan empat Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET), yakni Duri Kosambi, Muara Karang, Tanjung Priok dan Plumpang serta pembangunan transmisi 500 kV. Nantinya GITET tersebut akan terhubung dengan GITET yang telah ada. Sebagai contoh, GITET Kembangan akan terkoneksi dengan GITET Duri Kosambi.

General Manager PLN P3B Jawa Bali Zainal Abidin Sihite menerangkan kebutuhan dana untuk proyek jaringan lingkar luar dan dalam mencapai Rp3 triliun yang berasal dari Anggaran PLN, APBN dan pinjaman lunak.

“Dana Rp3 triliun itu untuk membangun jaringan 500 kv dari Kembangan ke Kosambi dengan membangun GITET Kosambi berikut IBT-nya, kemudian membuat kabel bawah tanah 150 kv looping,” tuturnya.

Dia mengatakan proyek pembangunan tersebut dimulai dari GITET Duri Kosambi dengan menggunakan dua trafo Inter Bus Transformer (IBT) yang akan dilakukan pada tahun ini yang ditargetkan selesai paling lambat pada 2011.

Selain itu, kata dia, pembangunan jaringan lingkar luar 500 kV akan berjalan pararel dengan pembangunan jaringan lingkar dalam 150 kV.

“Jaringan lingkar dalam 150 kV itu seluruhnya menggunakan kabel bawah tanah. Pembangunan kabel bawah tanah 150 kV ini sangat penting mengingat beberapa wilayah di Jakarta hanya dipasok dari satu GITET. Apabila jaringannya bermasalah, maka langsung terjadi pemadaman.”

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.