Sunday, July 23, 2017

Pipa bocor hentikan sebagian produksi Chevron

October 4, 2010 by  
Filed under BBM

PT Chevron Pacific Indonesia menghentikan sebagian operasi produksinya akibat terhentinya aliran gas dari ConocoPhilips menyusul terjadinya kebocoran pipa PT Transportasi Gas Indonesia.

Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) mengupayakan pengalihan pasokan gas ConocoPhilips ke pasar lain untuk menghindari potensi kerugian lebih besar.

Presiden Direktur CPI A. Hamid Batubara mengatakan perusahaan terpaksa menghentikan sebagian operasi produksinya akibat terhentinya aliran gas dari ConocoPhilips sejak kemarin pukul 10.00 WIB.

Akibat kebocoran gas yang baru bisa dihentikan secara darurat pada 15.30 WIB itu CPI juga menghentikan operasi Cogen akibat tidak adanya pasokan gas.

“Saat ini kebutuhan gas untuk pembangkit listrik hanya diperoleh dari lapangan-lapangan gas CPI dengan jumlah terbatas. Pasokan uap untuk operasi Duri juga hampir terhenti secara total,” katanya kepada Bisnis hari ini.

Lapangan Duri yang berkapasitas produksi sekitar 189.000 barel per hari (bph) itu memanfaatkan uap yang diperoleh dari Cogen untuk pelaksanaan steam flood, salah satu teknik enhanced oil recovery yang diterapkan CPI di lapangan tersebut.

Gas yang dialirkan ConocoPhilips untuk CPI berdasarkan kontrak terakhir berada di kisaran volume 375 juta kaki kubik per hari (MMscfd).

Pada hari kejadian kebocoran gas, yaitu terhitung sejak 10.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB total kehilangan produksi minyak dari Lapangan Duri mencapai 29.600 barel.

Hingga berita ini ditulis, total kehilangan produksi di hari kedua belum bisa ditentukan.

“Kami belum dapat mengkonfirmasikan kehilangan produksi akibat kejadian ini. Tetapi, terhentinya pasokan gas dari ConocoPhilips tidak otomatis seluruh produksi [Lapangan Duri] terhenti. Angka potensi kehilangan produksi masih di-review bersama BP Migas. Saat ini sedang diusahakan dampak terhadap penurunan produksi sekecil mungkin,” ungkapnya.

Usaha yang sangat intensif sedang dilakukan dilakukan secara internal maupun bekerja sama dengan pihak-pihak terkait lainnya untuk mengurangi dampak pengurangan produksi akibat kebocoran pipa TGI.

Kemarin, BP Migas dan para pihak terkait melakukan rapat koordinasi terkait dengan upaya penanggulangan insiden tersebut.

Beberapa butir kesepakatan yang diperoleh adalah pemberian bantuan teknis untuk percepatan perbaikan pipa bocor oleh ConocoPhilips, serta upaya pengalihan pasokan gas yang diproduksi oleh produsen migas asal AS tersebut.

Menurut sumber Bisnis di BP Migas, pengalihan pasokan gas ke pasar lain diharapkan bisa meminimalkan potensi kerugian negara akibat insiden tersebut.

“Gas bisa dialirkan ke bawah lewat pipa PGN atau ke atas lewat pipa TGI ke Singapura dan Batam. Kami akan melihat mana yang lebih menguntungkan dari alternatif tersebut karena ini pasokannya bersifat jangka pendek. Kalau perhitungan BP Migas sekitar 5 hari, tetapi TGI kemungkinan bisa lebih cepat 3 hari,” katanya

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.