Tuesday, May 30, 2017

Perusahaan India Essar Group Beli Tambang Aries

March 29, 2010 by  
Filed under Coal

Essar Group, perusahaan swasta terbesar kedua di India, telah menandatangani perjanjian definitif untuk membeli tambang barubara Aries di Indonesia. Kesempatan ini memberikan kesempatan bagi Essar Power untuk memiliki kesediaan sumber daya mineral yang diperkirakan mencapai 100 juta ton batubara, dengan perkiraan cadangan sebesar 64 juta ton.

“Transaksi dilakukan baru-baru ini dan diharapkan bisa jalan secara penuh pada bulan April 2010. Transaksi ini adalah bagian dari strategi Essar Power untuk terus mencapai integrasi antarperusahaan Essar dan mengamankan kebutuhan bahan baku operasi jangka panjang. Sekaligus melengkapi rantai usaha secara ringat dalam semua jenis usaha kami,” kata Direktur Essar Group, Anshuman Ruia, Minggu (28/3) di Jakarta.

Essar Power adalah perusahaan yang memproduksi tenaga listrik, yang saat ini sedang membangun enam proyek pembangkit listrik di India, dengan kapasitas yang akan segera dinaikkan menjadi 1.220 Megawatt (MW) dari semula 6.100 MW pada tahun 2012. Juga dua buah pembangkit tenaga listrik berbasis gas di Hazira, sebuah pabrik pembangkit di Vadinar dan coke oven gas di Algoma, Kanada.

Didampingi Chief Information Officer Erison Oktavian, Anshuman Ruia menjelaskan, tambang batubara Aries terletak di Kutai Utara, Kalimantan Timur, yang saat ini memiliki bitumen batubara berkualitas tinggi dengan Gross Calorific Value (GCV) 6.000 serta tingkat abu dan kelembaban rendah yang sangat cocok untuk kebutuhan bahan bakar pembangkit tenaga listrik. Produksi dari tambang di Kutai ini diharapkan dapat segera dimulai dan berjalan penuh dalam waktu satu tahun ke depan.

“Kami adalah produsen listrik yang terintegrasi secara vertikal, dengan kepemilikan dan akses terhadap bahan baku yang diperlukan langsung dalam menjalankan usaha,” ungkapnya.

Menurut Anshuman, kepemilikan tambang di Indonesia ini sangat baik dan menambah portofolio aset atas kebutuhan batubara sebesar 100 juta ton dari ketersediaan selama ini, yang tersedia sebesar 275 juta ton di India. Essar Power juga memiliki pembangkit listrik dengan basis bahan bakar cair dan sedang menjajaki peluang baru untuk pembangkit listrik berbahan bakar daur ulang di seluruh dunia. Perusahaan juga memperluas pada sektor transmisi dan distribusi listrik, setelah menjadi perusahaan listrik swasta pertama di India yang berhasil mendapatkan lisensi dalam pengadaan transmisi listrik.

“Saat ini Essar Group menjadi pemain di bidang usaha baja, energi, tenaga listrik, komunikasi, pengiriman laut, logistik, konstruksi, dan mineral. Perusahan sudah berinvestasi di 20 negara di lima benua dan mempekerjakan lebih dari 60.000 orang dan memiliki pendapatan usaha sebesar 15 miliar Dollar AS,” jelas Anshuman.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.