Sunday, July 23, 2017

Pertamina Pertajam Portofolio Bisnis di Tengah Persaingan Industri Migas

April 19, 2010 by  
Filed under BBM, Featured

JAKARTA. Di tengah persaingan industri migas yang kian ketat, Pertamina memilih untuk menajamkan portofolio bisnisnya. Unit usaha yang dirasa tidak memberikan kontribusi yang signifikan terhadap revenue perusahaan dilepas dan memilih untuk fokus pada bisnis inti.

BUMN perminyakan ini sebelumnya memiliki aneka usaha yang bergerak di berbagai sektor bisnis. Tak hanya sektor migas, anak usaha Pertamina bergerak juga di bidang properti, rumah sakit, hingga aviasi. Tentu saja, dengan bisnis yang begitu beragam perhatian manajemen Pertamina akan beragam pula.

Menghadapi persaingan di bisnis migas, termasuk dengan masuknya beberapa pemain asing dalam pengelolaan Stasiun Pompa Bensin Umum (SPBU), Pertamina akhirnya memilih untuk menyerahkan pengelolaan anak-anak usahanya kepada PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA).

Kelima anak usaha yang pengelolaannya diserahkan kepada PPA adalah PT Pelita Air Service, PT Patra Jasa, PT Patra Dok Dumai, PT Usayana, dan PT Seamless Pipe Indonesia Jaya. Pertamina memegang hampir 100% kepemilikan saham di anak-anak perusahaannya, kecuali di Seamless Pipe Indonesia Jaya, Pertamina hanya memiliki saham 13,5%. Pertamina juga menyerahkan pengelolaan terhadap 11 aset properti kepada PPA. Tanah serta properti yang dialihkan pengelolaannya tersebut berlokasi di beragai tempat di Jakarta.

Pertamina memanfaatkan sinergi antar BUMN untuk mendorong penajaman portofolio bisnisnya, yaitu dengan menyerahkan aset-aset maupun anak usaha yang tidak masuk dalam bisnis inti untuk dikelola oleh perusahaan lain yang memang memiliki keahlian dalam mengelola aset. Anak-anak usaha tersebut tidak hanya melayani Pertamina, namun juga melayani perusahaan lain yang membutuhkan.

Hal yang berbeda diterapkan pada anak usaha Pertamina yang terkait dengan bisnis inti (core business), antara lain Pertamina EP yang bergerak di bisnis hulu migas, Pertamina Drilling Services di pengeboran, serta Patra Niaga yang bergerak di bidang perdagangan minyak.

Vice President Communications Pertamina, Basuki Tikora Putra, menyatakan bahwa fokus bisnis menjadi tak terelakkan bagi Pertamina. Saat pasar semakin kompetitif, perusahaan harus menyiasatinya dengan melakukan konsolidasi internal agar mampu bersaing dengan perusahaan lain. Dengan langkah pelepasan anak usaha tersebut, perseroan berupaya akan lebih fokus kepada bisnis inti yang dimiliki.

Perseroan akan lebih mudah mengembangkan bisnis utamanya agar memiliki ukuran bisnis yang jauh lebih besar dari yang sudah ada. Hal itu bisa dilakukan ketika jajaran manajemen menghadapi tipe usaha yang relatif sama antara satu dengan yang lain di dalam satu perusahaan. ”Tentu saja ada upaya lain yang akan kami lakukan selanjutnya setelah fokus bisnis kami lakukan. Bisa saja kami melakukan akuisisi maupun membuat perusahaan patungan dengan perusahaan lain,” ujar Basuki.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.