Friday, July 21, 2017

Pertamina kehilangan laba bersih Rp3 triliun

August 2, 2010 by  
Filed under BBM

PT Pertamina (Persero) diperkirakan mengalami kehilangan laba bersih sebesar Rp3 triliun, menyusul tidak terealisasinya kenaikan harga elpiji tabung ukuran 12 kilogram.

Selain itu, target kinerja perseroan pada akhir tahun kemungkinan juga akan direvisi lantaran asumsi harga minyak mentah tidak sesuai dengan rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP).

Sekretaris Kementerian BUMN M. Said Didu menuturkan pihaknya belum menetapkan angka baru revisi kinerja Pertamina. Pihaknya masih menunggu kebijakan pemerintah serta harga minyak di semester II/2010.

“Target laba bersih hingga akhir tahun sekitar Rp25 triliun. Dengan kondisi yang terjadi di semester I tahun ini, bisa saja kondisinya berubah. Yang jelas Pertamina laba bersihnya hilang Rp3 triliun karena harga elpiji tidak jadi naik, padahal sebelumnya perusahaan itu telah memasukkan variable kenaikan ke dalam kinerja keuangannya,” ujarnya hari ini.

Kendati berpotensi tidak mencapai target laba bersih 2010 yang dipatok Rp25 triliun, kinerja BUMN migas ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun lalu. Sepanjang 2009, laba bersih Pertamina hanya di level Rp12 triliun.

“Pasti lebih baik jika dibandingkan dengan tahun lalu. Namun kami belum bisa menyebutkan angkanya berapa,” lanjut Said Didu.

Dia beralasan angka laba bersih tidak disebutkan karena Pertamina akan menerbitkan obligasi sekitar US$1,5 miliar pada September. Untuk melaksanakan rencana itu, perseroan telah menunjuk tiga perusahaan sekuritas yaitu Citi, HSBC, dan Credit Suisse.

Obligasi yang akan diterbitkan itu rencananya bertenor 7 hingga 10 tahun. Obligasi global yang akan diterbitkan tersebut menjadi bagian dari sumber pendanaan perseroan, di samping obligasi berdenominasi rupiah. Pertamina pada tahun ini akan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp46 triliun, atau naik dari rencana semula Rp37 triliun.

Sebagian besar belanja modal akan dialokasikan untuk bisnis hulu melalui akuisisi sejumlah blok migas, baik di dalam maupun luar negeri, serta pengembangan kilang migas. Sisanya akan digunakan untuk bisnis hilir

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.