Tuesday, October 24, 2017

Pertamina EP Yakin Penuhi Taget Produksi Minyak

May 10, 2010 by  
Filed under BBM

PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina, terus menggenjot produksi minyak dan gas bumi dengan tingkat pertumbuhan 3,1 persen sejak 2003. “Percepatan program ini sebagai upaya meningkatkan cadangan migas dalam mendukung pertumbuhan produksi,” kata Manajer Humas Pertamina EP Mochamad Harun di Jakarta akhir pekan lalu.

Produksi Pertamina EP pada 2003 yang mencapai 95.600 barel melonjak menjadi 102.200 barel per hari pada 2006. Produksi ini tumbuh 6,7 persen pada 2007 menjadi 110.300 barel, dan terus naik 7,8 persen pada 2008 menjadi 116.600 barel per hari. Tahun lalu, Pertamina EP berhasil mengerek produksi 9 persen sebesar 127.100 barel per hari.

Produksi gas Pertamina EP juga meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2006, produksi mencapai 955 juta standar meter kaki kubik per hari (MMSCFD). Tahun berikutnya menjadi 980 MMSCFD. Pada 2008, produksi mencapai 1.003 MMSCFD, dan tahun lalu naik menjadi 1.043 MMSCFD.

Pertamina EP merupakan produsen minyak dan gas terbesar kedua di Indonesia, serta pemasok gas terbesar untuk kebutuhan domestik. Adapun selama 2009, Pertamina EP memproduksi 46,4 juta barel minyak dan menemukan cadangan 60 juta barel. Artinya, temuan minyak Pertamina EP melebihi jumlah produksi.

Seiring dengan kenaikan pertumbuhan, produksi pelbagai lapangan minyak milik Pertamina EP juga meningkat. Produksi Lapangan Bunyu, Kalimantan Timur, umpamanya, naik empat kali lipat. Dari rata-rata produksi 1.400 barel hingga April tahun ini menjadi 6.400 barel per hari pada awal Mei.

Sebelumnya, Pertamina EP menggenjot produksi di Lapangan Sanga-sanga, Tarakan, Kalimantan Timur, dari 4.300 barel pada 2008 menjadi rata-rata 5.300 barel per hari pada 2009. Perusahaan juga meningkatkan produksi Lapangan Limau, Sumatera Selatan, dari rata-rata 6.000 barel pada 2007 menjadi 12 ribu barel per hari pada 2009.

Melihat perkembangan di beberapa kilang, Pertamina EP optimistis mampu menuntaskan target 2010 sebesar 128 ribu barel per hari meski tengah menghadapi penurunan produksi 18 persen per tahun. “Hal ini diakibatkan oleh aktivitas perawatan rutin sehingga produksi sedikit di bawah rata-rata,” kata Direktur Operasi Pertamina EP Bagus Sudaryanto.

Keyakinan itu berdasarkan produksi rata-rata Januari lalu sebesar 130.310 barel, dan Februari mencapai 131.535. Produksi turun menjadi 127.225 barel, dan April menjadi 125.664 barel per hari. Meski demikian, produksi hari ini rata-rata mencapai 133.700 barel, sehingga diharapkan produksi rata-rata pada Mei bisa melampaui target.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.