Wednesday, July 26, 2017

Pertamina EP Teken Kontrak Pasokan Gas US$ 401 Juta

June 1, 2010 by  
Filed under BBG

Jakarta – PT Pertamina EP akan memasok gas sekitar 114,7 triliun british thermal unit ke kilang pengolahan gas alam cair (Natural Gas Liquification/NGL) di Sumatera Selatan milik PT Pertamina Gas. Perkiraan nilai kontrak untuk 13 tahun penyaluran mencapai US$ 401,7 juta dolar AS.

“Dalam 13 tahun masa kontrak, penyerahan harian feed gas dari Pertamina EP berada pada kisaran sebesar 250 MMSCFD pada 2013 dan sebesar 80 MMSCFD pada tahun 2025,” kata Presiden Direktur Pertamina EP, Salis S Aprilian dalam siaran persnya, Senin (31/5/2010).

Menurut Salis, komitmen ini  mengukuhkan posisi Pertamina EP sebagai pemasok gas terbesar untuk kebutuhan domestik.  Penandatangan kesepakatan ini juga  merupakan dukungan kuat BP Migas untuk memenuhi kebutuhan gas di dalam negeri.

Produksi gas Pertamina EP merupakan penopang terbesar dari total produksi gas Pertamina secara keseluruhan. Sedangkan saat ini Pertamina adalah produsen gas terbesar untuk kebutuhan domestik.

Pasokan gas Pertamina untuk konsumen terdiri dari 34% dipasok kepada Perusahaan Gas Negara (PGN), 20% untuk memenuhi kebutuhan industri, 18% untuk industri pupuk, 25% untuk pembangkit listrik, dan 3% lainnya untuk kebutuhan Kilang Pertamina.

Seperti diketahui, Pertagas dan E1 Corp berencana untuk membangun Kilang pengolahan gas alam cair berkapasitas 250 juta kaki kubik per hari di Sumatera Selatan. Kilang senilai US$192 juta tersebut ditargetkan akan mulai beroperasi pada tahun 2012.

Dalam proyek tersebut Pertagas dan E1 Corp  membentuk perusahaan patungan bernama Pertagas E1. Kepemilikan saham atas perusahaan yang penandatanganan kesepakatannya dilakukan pada 2007 di Seoul itu adalah 56:34, sedangkan 10% sisanya dimiliki perusahaan daerah Pemprov Sumatra Selatan

Rencananya, pasokan gas untuk kilang NGL tersebut berasal dari Pertamina EP region Sumatera sedangkan hasil produksi dari kilang NGL itu nantinya akan dijual ke PT Pertamina (Persero).

Adapun produksi dari kilang tersebut yaitu mix elpiji 540 ton per hari, propane 150 ton per hari dan kondensat 2.150 barel per hari. Untuk propane dan mix elpiji dijual ke gas domestik melalui Pertamina dan kondensatnya dibawa ke Kilang Plaju.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.