Monday, May 29, 2017

Pertamina dapatkan tambahan cadangan migas di Bekasi

April 26, 2010 by  
Filed under BBM, Featured

PT Pertamina EP mendapatkan tambahan cadangan minyak dan gas bumi baru di area Pondok Makmur Bekasi setelah menuntaskan pengeboran delinieasi kelima (PDM 5) dengan laju alir minyak 3.600 barel per hari dan 5,7 juta kaki kubik gas.

Bersama dengan PDM 4, anak perusahaan BUMN migas PT Pertamina (Persero) tersebut, menargetkan PDM 5 yang dibor pada 1 Januari 2010 itu bisa menjadi tambahan produksi melalui pola put on production (POP) tahun ini. POP adalah kegiatan memproduksi minyak dari sumur eksplorasi.

Direktur Eksplorasi & Pengembangan Syamsu Alam mengatakan kegiatan di Pondok Makmur dilakukan dengan konsep eksplorasi baru, yaitu dihasilkannya minyak dari lapisan paling dasar. Konsep ini kini terus dikaji dan dikembangkan secara hati-hati terkait dengan upaya perusahaan untuk mendapatkan cadangan migas baru yang sekaligus mampu diproduksikan dengan cepat.

“Percepatan program pemboran di Pondok Makmur setelah BP Migas memberi persetujuan woek program and budget [WP&B] lebih cepat sebelum anggaran 2010 berjalan. Kerja sama erat Pemda Bekasi yang sangat mendukung operasi Pertamina di wilayahnya juga menjadi faktor penting,” katanya hari ini.

Temuan baru tersebut melengkapi temuan Pertamina EP sebelumnya di Pondok Makmur yang telah di lakukan POP.  Hingga kini, Pertamina EP telah memproduksi migas dari PDM-1, PDM-2 dan PDM-3 melalui pola POP.

Total produksi minyak dari ketiga sumur itu, tambah Public Relations Manager Pertamina EP M. Harun, rata-rata mencapai 1.900 bph dan 5,5 MMSCFD gas. Produksi, katanya, sengaja dipertahankan pada level yang tidak terlalu tinggi untuk memelihara tekanan reservoir mengingat sumur tersebut masih dalam status sumur eksplorasi.

“Seperti PDM-1 itu penemuan awalnya sekitar 4.200 bph, tetapi kami produksikan maksimal 800 bph. Demikian juga PDM-2 dan PDM-3 produksinya masih jauh di bawah angka temuan. Kami harus hati-hati jangan sampai produksi tinggi, tetapi ternyata cuma bertahan 2—3 bulan,” katanya.

Harun mengatakan Pertamina EP akan melakukan evaluasi lebih lanjut terkait dengan temuan di PDM-5 sebelum meminta persetujuan dari BP Migas untuk dilakukan POP. Pertamina EP, katanya, kini juga menunggu persetujuan dari BP Migas untuk memproduksikan PDM-4 dengan pola POP.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.