Wednesday, July 26, 2017

Permintaan Elpiji 3 Kilogram Turun 50 persen

August 3, 2010 by  
Filed under BBG

Sales Representative LPG Pertamina Rayon IV Kediri yang juga membawahi wilayah Madiun, Imam Ashari, membantah penurunan permintaan gas elpiji dalam tabung ukuran 3 kilogram akibat banyaknya kasus ledakan.

Menurut dia, sejak Juni SPBE Pertamina membatasi pemesanan tabung oleh agen. “Sekarang dibatasi hanya separuh dari jumlah pemesanan yang selama ini dilakukan agen ke SPBE,” katanya, Senin (2/8).
Dia mencontohkan jika selama ini sebuah agen bisa mengambil 2.000 tabung, namun kini hanya boleh memesan maksimal 1.000 tabung.

Selain itu, dilakukan pembatasan jarak wilayah jual yang dilayani setiap agen. Sebab, kata Imam, sesuai aturan, agen yang berhak mengambil ke SPBE jaraknya maksimal 60 kilometer. Sebelumnya, yakni Januari hingga Mei 2010, SPBE Pertamina yang ada di Madiun juga melayani agen-agen elpiji dari Kabupaten dan Kota Madiun, Kabupaten Ponorogo, dan Kabupaten Magetan.

Selain mengambil di SPBE milik Pertamina, agen juga bisa mengambil stok tabung di SPBE miliki perusahaan swasta rekanan Pertamina, seperti di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, dua SPBE di Kabupaten Ponorogo, dan satu SPBE di Kabupaten Magetan.

Andri Yatno, Pengawas SPBE Pertamina yang berada di Jalan Yos Sudarso, Kota Madiun, mengakui jumlah tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram yang diisi di SPBE setempat menurun sekitar 50 persen sejak Juni lalu. “Dulu per hari bisa sampai 15.000 tabung ukuran 3 kilogram yang diisi. Sekarang hanya sekitar 7.000 hingga 8.000 tabung,” papar Andri, pengawas SPBE yang dikelola anak perusahaan Pertamina, PT Patra Trading.

Andri menjamin tabung gas ukuran 3 kilogram yang diisi di SPBE setempat selalu diseleksi dan aman bagi konsumen. Dia juga memastikan bahwa semua tabung beserta perangkat pelengkap lainnya sudah sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). “Semua tabung disini ber-SNI.”

Andri juga memastikan bahwa tabung yang sudah tidak layak pakai dipisahkan dan tidak akan diisi ulang. “Tabung yang rusak atau reject disendirikan dan setiap sebulan sekali dikembalikan ke pabrikan untuk diminta gantinya,” jelasnya.

TEMPO Interaktif

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.