Tuesday, October 24, 2017

Permasalahan Gas Domestik Memerlukan Penanganan Bersama

April 17, 2010 by  
Filed under BBG, Featured

Dalam acara Dialog Gas Nasional, Kepala BP Migas R Priyono meminta pelaku usaha di bidang tranportasi gas dan konsumen gas diajak terlibat aktif menyelesaikan masalah penyediaan gas nasional, sebab masalah ini tidak hanya terkait dengan manajemen suplai, tetapi juga meliputi manajemen infrastruktur pengangkutan gas dan manajemen demand gas.

”Acara dialog ini merupakan langkah awal untuk mencari penyelesaian yang komperhensif atas masalah gas agar tidak berkepanjangan”, lanjut R. Priyono.

Kewenangan BPMIGAS ada pada sisi supply gas dan saat ini tengah mengkaji konsep “Manajemen Suplai Gas Indonesia” (atau “Indonesia Incoporated”). Konsep ini dibuat agar  tidak ada halangan untuk menerapkan DMO pada lapangan-lapangan yang jauh dari pasar domestik dan keekonomian lapangan – lapangan marjinal bisa diperbaiki dengan adanya “alokasi ekspor”. ”Para Kontraktor KKS harus bekerja sama dengan BPMIGAS untuk mengimplementasikan konsep ini,” imbuh Kepala BP Migas.

Di sisi infrastruktur pengangkutan, upaya pengembangan infrastruktur baru seperti LNG receiving facilities, perlu dipercepat sehingga LNG dari lapangan – lapangan gas besar dapat digunakan untuk keperluan domestik. Selain itu, akses terhadap infrastruktur tersebut juga harus dipermudah dengan cara menerapkan tarif yang wajar, namun tetap memberikan keuntungan yang cukup ekonomis bagi investor sehingga dapat mendorong pengembangan investasi selanjutnya.

Pada saat yang sama, pertumbuhan (demand) juga harus diatur. “Kalau permintaan tidak di manage dengan baik, kita akan selalu menghadapi krisis pasokan seperti yang terjadi saat ini. Di berbagai daerah terjadi kekurangan pasokan gas karena adanya demand yang tiba-tiba melonjak, lebih cepat dari pertumbuhan produksi,” kata Priyono.

Diperlukan pembalikan paradigma menjadi  “demand mengikuti supply” , bukan supply mengikuti demand, misalnya dengan cara membangun pabrik sedekat mungkin dengan sumber gas dan menerapkan kebijakan energi bauran sehingga tidak terjadi ketergantungan terhadap energi yang tidak terbarukan, seperti gas. Upaya lain adalah menata kebijakan harga energi termasuk harga gas sehingga mendorong terjadinya proses diversifikasi energi demi ketahanan energi untuk jangka panjang.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.