Friday, May 26, 2017

Pengusaha panas bumi dukung Kemenhut

July 14, 2010 by  
Filed under Geothermal

Kalangan pengusaha panas bumi menyambut baik rencana Kementerian Kehutanan untuk menggunakan hasil listrik panas bumi dalam pelaksanaan program konservasi kawasan hutan.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Panas bumi Indonesia (API) Surya Darma mengungkapkan pada dasarnya pengembang panas bumi juga berkepentingan dalam hal pelestarian kawasan hutan karena menyangkut kelangsungan usaha tersebut.
“Memang untuk kawasan hutan ini kita serahkan kepada Kementerian Kehutanan, tetapi karena kita berkepentingan juga bahwa kawasan hutan itu juga harus lestari, tentunya [hasil listrik panas bumi] juga harus diinvestasikan untuk kehutanan. Jangan digunakan untuk kepentingan yang konsumtif ataupun sektor lainnya,” kata dia, hari ini.
Selain itu, lanjut dia, Kementerian Kehutanan juga harus memperjelas mekanisme dan besaran biaya konservasi kawasan hutan yang harus dibayarkan pengembang dari hasil penjualan listrik yang ada.
Menurut dia, kepastian hukum dan kejelasan regulasi soal biaya konservasi tersebut berpengaruh terhadap estimasi investasi yang dikeluarkan oleh pengusaha dalam mengembangkan panas bumi menjadi listrik. Sepanjang ada kepastian dan kejelasan payung hukum, kata dia, pengembang panas bumi dipastikan tidak akan keberatan menyiapkan dana khusus untuk program konservasi tersebut.
Selain itu, dia menambahkan, besaran biaya konservasi yang ditetapkan, tentunya harus sebanding dengan biaya ganti rugi penggunaan lahan. “Walaupun konsekuensinya pengembang panas bumi itu harus mengeluarkan satu dana yang diperuntukan untuk konservasi kawasan hutan, asalkan ada kepastian, tentunya akan dipenuhi. Setiap dana itu kan berpengaruh kepada harga panas bumi serta besar atau kecilnya investasi,” tutur dia.
Sebelumnya, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengungkapkan kementeriannya berencana menetapkan ketentuan biaya konservasi tersebut kepada pengembangan panas bumi yang memanfaatkan kawasan hutan.
“Saya kira untuk jangka panjang nanti akan diterapkan karena aturannya kan belum ada. Nanti misalnya kolaborasi dengan pengembang panas bumi kalau konservasi itu untungnya [penjualan listrik] untuk konservasi,” kata dia, beberapa waktu lalu.
Menurut dia, pengembangan panas bumi merupakan program prioritas pemerintah untuk memenuhi kekurangan energi nasional. “Ini masih ada satu PP [peraturan pemerintah] yang belum selesai mengenai tambang bawah tanah, karena geothermak penting sekali dan ramah lingkungan. Kita hanya menyelesaikan satu PP lagi agar itu bisa dioptimalkan,” tutur dia.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.