Sunday, October 22, 2017

Pengadaan Impor Minyak Mentah Diatur Direksi Perseroan

March 18, 2010 by  
Filed under BBM, Featured

Mekanisme pengadaan barang oleh perusahaan yang berada di bawah naungan kementerian tersebut tetap diatur melalui keputusan direksi di masing-masing perseroan.

Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu mengatakan hal itu untuk menanggapi tindakan Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) yang meminta direksi melakukan perubahan aturan pengadaan impor minyak mentah yang telah berjalan selama setahun terakhir ini.

“Saya belum dapat informasi apakah Direksi Pertamina sudah menetapkan mekanisme tersebut untuk pengadaan impor minyak mentah [Azeri Light]. Bahwa komisaris menyampaikan usulan, sah-sah saja, tetapi pelaksanaannya tetap menjadi kewenangan direksi,” tegasnya, hari ini.

Lebih lanjut, dia menjelaskan ketentuan tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri BUMN, yakni PER-05/MBU/2008 tentang pedoman umum pengadaan barang dan jasa di BUMN.

Dia mejelaskan dalam Permen tersebut ditetapkan bahwa rincian mekanisme pengadaan barang di BUMN diatur melalui keputusan direksi.

“Untuk persoalan ini [impor Azeri Light], saya akan cek dulu,” tutur Said.

Dewan Komisaris Pertamina telah mengeluarkan Memorandum Dewan Komisaris No 072/K/DK/2010 tertanggal 22 Februari 2010 yang ditujukan kepada Direktur Utama Pertamina perihal perubahan aturan pengadaan impor minyak mentah.

Sebagai tembusan surat adalah Menteri BUMN selaku rapat umum pemegang saham Pertamina dan Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis, Energi, dan Telekomunikasi (PISET) Kementerian BUMN.

Surat yang ditandatangani Pelaksana Tugas Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen Pertamina Umar Said itu merupakan tindak lanjut hasil rapat Dewan Komisaris dan direksi pada 16 Februari 2010.

Selain Umar, seluruh komisaris lainnya yakni Muhammad Abduh, Maizar Rahman, Sumarsono, dan Humayunbosha juga ikut menandatangani surat tersebut.

Dalam lampiran memorandum Dewan Komisaris Pertamina itu, disebutkan pembelian minyak mentah secara langsung dapat dilakukan melalui perusahaan dagang (trader) yang memang ditunjuk perusahaan minyak nasional (national oil company/NOC).

Padahal, aturan pengadaan minyak yang berlaku sejak awal 2009 adalah melarang trader memasok minyak mentah secara langsung ke Pertamina dan hanya dibolehkan melalui NOC.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.