Thursday, January 19, 2017

Pencurian Minyak Pertamina senilai Rp88 miliar

March 20, 2010 by  
Filed under BBM, Featured

Kerugian Pertamina akibat pencurian di wilayah operasi Medan dan Belawan (Medan Group) mencapai lebih dari Rp88 miliar sejak dua tahun terakhir.

Demikian dikemukakan oleh Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina Djaelani Sutomo usai melakukan pertemuan dengan Komisi VII DPR hari ini. Kerugian itu, ujarnya, akan segera diantisipasi karena ada kecenderung peningkatan frekuensi pencurian minyak dengan berbagai modus.

“Ya Rp88,1 miliar itu nilai total yang seharusnya tidak keluar. Artinya ada potential lost di situ,” ujarnya menjelaskan.

Menurut Djaelani, kendati pihaknya telah melakukan pengawasan namun pencurian tersebut terus terjadi. Bahkan sebagain pencuri menggunakan alat yang tergolong canggih seperti penggunaan bor berteknologi tinggi. Ketika ditanya apa penyebab pencurian bahan bakar tersebut dia menyebutkan bahwa pertumbuhan rumah penduduk yang sampai berada di atas pipa yang ditanam ditanah merupakan salah satu penyebabnya.

Menurut dia upaya pencurian akan sangat mudah dilakukan dengan menggali pipa di bawah rumah mereka. Sedangkan modus lainnya adalah dengan membocorkan pipa di tempat-tempat yang tidak terawasi secara ketat oleh petugas keamanan seperti di daerah rawa-rawa. “Dulu rumah-rumah itu belum ada sehingga kita perlu lakukan pengalihan jalur pipa,” ujarnya.

Selain mengalihkan jalur pipa, ujarnya, pihakya juga akan memperbaiki kualitas pipa sehingga dapat meminimalisir angka pencurian. Akan tetapi Djaelani belum bisa mengemukakan berapa biaya pengalihan jalur pipa dan perbaikan kualitas pipa tersebut. Dia menyebutkan upaya untuk menghindari kejahatan pencurian akan terus dilakukan.

Kepala Operasi PT Pertamina Medan Group Abdul Rachim mengatakan selama tahun 2008 terjadi sebanyak 28 kasus pencurian. Angka itu meningkat menjadi 49 kasus pada tahun 2009. Namun belum sampai tiga bulan dalam tahun ini, angka pencurian sduah mencapai 18 kali, katanya dalam pertemuan dengan Komisi VII DPR yang dipimpin Wakil Komisi VII Effendi Simbolon.

Pada kesempatan itu sejumlah anggota Dewan juga mempertanyakan aksi pencurian yang tidak bisa dicegah tersebut. Selain itu, mereka juga mempertanyakan biaya yang dikelurkan Pertamina untuk aparat keamanan guna mengamakan pendistribusian bahan bakar minyak yang mencapai Rp12juta per bulan hanya untuk wilayah Medan dan Belawan.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.