Saturday, October 21, 2017

Pemprov Maluku minati 10% saham Blok Masela

April 14, 2010 by  
Filed under BBM

Pemerintah Provinsi Maluku akan melakukan penyertaan saham sebesar 10% pada proyek pengembangan Blok Masela yang saat ini tengah dilakukan ekplorasi oleh perusahaan asal Jepang, Inpex Corporation.

Di samping itu, saat ini terdapat dua perusahaan minyak dunia yang tengah mengincar pengembangan ladang minyak di kawasan Maluku, yakni Conoco Philips dan satu perusahaan asal China.

Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu mengatakan penyerataan modal itu dilakukan agar hasilnya bisa memberikan kontribusi kepada pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Kami ingin melakukan penyertaan sebesar 10% pada Inpex, sebagai kontribusi daerah untuk pembangunan,” ujarnya di sela-sela Maluku-Maluku Utara Investment Day, sore ini.

Dia belum bisa memastikan berapa besar nilai pernyertaan tersebut. Pasalnya, proyek itu sendiri saat ini masih dalam proses finalisasi. “Kalau sudah selesai difinalisasi akan bisa diketahui berapa penyertaannya,” paparnya.

Namun, menurut dia, proyek pengembangan Blok Masela ditargetkan akan mulai berproduksi pada 2014. “Inpax menargetkan bulan depan sudah ada perhitungannya, sehingga pada 2014 ditargetkan beroperasi,” paparnya.

Saat ini, Masela baru dikuasai oleh dua perusahaan, yaitu Inpex Masela Ltd selaku pemilik 90% sekaligus operator dan PT EMP Energi Indonesia, anak perusahaan PT Energi Mega Persada Tbk yang menguasai 10%.

EMP mendapatkan hak partisipasi di Masela tahun lalu, bersamaan dengan Pertamina yang sebenarnya juga berniat masuk sebelum akhirnya diundur menjadi tahun ini. Lapangan Abadi di Blok Masela merupakan salah satu rencana pengembangan yang mendapatkan perhatian khusus pemerintah dan BP Migas.

Berdasarkan penelusuran Bisnis.com, mengacu pada dokumen persetujuan PoD I yang diberikan pemerintah pada 31 Desember 2008, Lapangan Abadi disetujui untuk menggunakan teknologi floating LNG.

Namun, karena desakan dari Pemerintah Provinsi Maluku Selatan untuk membangun kilang di darat, yaitu di Saumlaki, agar bisa menggerakkan ekonomi setempat, persetujuan PoD itu lalu dimentahkan dengan perintah lanjutan Menteri ESDM agar dilakukan kajian lebih mendalam oleh tim independen untuk memilih dua opsi yang ada.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.