Wednesday, July 26, 2017

Pemerintah tak berani naikkan harga BBM

February 28, 2010 by  
Filed under BBM, Featured

BANDUNG: Pengamat energi dari Universitas Padjadjaran Erman Arif Sumirat menilai pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam waktu dekat, kendati harga minyak dunia sudah menembus US$80 per barel.

Pemerintah, katanya, baru akan menaikkan harga BBM ketika harga minyak mentah dunia sudah menembus level psikologis US$100 per barel.

“Bukan kebijakan yang populis kalau pemerintah mengambil langkah ini [menaikkan harga BBM], karena saat ini pemerintah sendiri sedang digoyang isu-isu pemerintahan seperti Century,” jelasnya kepada Bisnis, hari ini.

Menurut dia, kebijakan untuk menaikkan harga BBM akan mengganggu stabilitas di dalam negeri apalagi Presiden sudah berjanji tidak akan menaikkan BBM pada 2010.

Erman mengakui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan terasa berat, karena skenario dalam anggaran adalah harga minyak hanyak US$65 per barel.

Menurut dia, dalam posisi sekarang, ketika harga minyak dunia sedang tinggi, pemerintah harus menggenjot produksi lifting minyak untuk mengejar target 965.000 barel per hari.

“Kalau tidak digenjot, pemerintah yang akan rugi sendiri. Nah, untuk menggenjot target lifting tersebut, harus didukung oleh semua kontraktor migas,” ujarnya.

Tidak hanya PT Pertamina, katanya, perusahaan migas swasta pun harus ditargetkan lebih keras untuk mencapai target lifting tersebut, sehingga nett ekspor minyak Indonesia lebih besar dari pada nett impornya.

Bisnis Indonesia

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.