Tuesday, January 17, 2017

Pemerintah Dinilai Belum Siap Terapkan Pembatasan BBM Bersubsidi

December 12, 2010 by  
Filed under BBM, Featured

Energi ; Pemerintah dinilai belum siap untuk menerapkan kebijakan pembatasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang direncanakan dimulai 1 Januari 2011.

“Kalau kita lihat, sebenarnya pemerintah belum siap dalam beberapa aspek,” kata Wakil Direktur ReforMiner Institute Komaidi di Warung Daun, Cikini, Sabtu (11/12).

Salah satu aspek yang dinilai belum siap adalah dari segi infrastruktur, yaitu pembangunan SPBU yang siap untuk menyalurkan Pertamax.  Menurut Komaidi, di wilayah Jakarta sendiri masih ada SPBU yang belum siap untuk menyalurkan Pertamax.

“Dari sekitar 600 SPBU, baru 400 yang siap menyalurkan Pertamax, sehingga masih ada 200. Sedangkan, untuk membangun infrastruktur sendiri membutuhkan waktu antara 6 bulan sampai 1 tahun untuk Jabodetabek,” katanya.

Menurut pengamat ekonomi LIPI Latif Adam, selain infrastruktur berupa SPBU, pemerintah juga dinilai belum mempersiapkan transportasi publik dengan baik, padahal diperkirakan akan ada peralihan penggunaan kendaraan dari kendaraan pribadi ke transportasi publik.

“Juga harus ada monitoring dan evaluasi. Kalau aspek ini tidak dipersiapkan dengan matang, maka dikhawatirkan akan ada penggelapan atau penyelundupan,” katanya.

Selain itu, jika pemilik kendaraan pribadi diwajibkan menggunakan Pertamax, berarti ada tingkat suplai Pertamax yang harus lebih tinggi. Saat ini kemampuan suplai Pertamina untuk Pertamax diperkirakan hanya sekitar 200 ribu kiloliter.

“Kalau ada penambahan 4 juta kiloliter, maka diambil dari mana. Berarti harus dari impor. Hal-hal seperti ini yang menurut saya harus dibuka dengan transparan,” katanya.

Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Pertamina juga dinilai masih rendah. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, tingkat kepercayaan masyarakat dari segi kualitas lebih rendah dari Shell.

“Sehingga, dengan ada pembatasan, maka ada kompetisi yang makin ketat. Bisa-bisa Pertamina dipaksa keluar dari pasar Pertamax,” lanjut Latif

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.