Saturday, March 25, 2017

Pembangkit Panas Bumi 220 MW Siap Dibangun di Baturraden

February 21, 2010 by  
Filed under Geothermal

Pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) siap dibangun di lereng Gunung Slamet di wilayah Baturraden, Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) dengan kapasitas 220 megawatt (MW). PLTP di Baturraden itu merupakan salah satu pembangkit yang masuk dalam proyek pembangunan pembangkit listrik 10 ribu MW.

Kepala Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Banyumas Anton Adi Wahyono mengatakan bahwa proyek pembangunan PLTP Baturraden secara resmi telah dimasukkan dalam proyek pembangunan pembangkit listrik 10 ribu MW. “Kapasitasnya telah ditetapkan yakni 2 x 110 MW. Kalau berdasarkan Peraturan Menteri ESDM no 2 tahun 2010, proyek PLTP di Baturraden akan diselesaikan pada 2014 mendatang,”kata Anton, Minggu (21/1).

Langkah yang telah ditempuh, lanjut Anton, telah dilakukan eksplorasi oleh PT Trinergy dan hasilnya memang ada potensi yang dapat dikembangkan. Setelah itu, nantinya ada keputusan mengenai kuasa
wilayah pertambangan (KWP). “Namun sampai sekarang belum ada keputusan KWP. Mudah-mudahan dalam waktu dekat telah ada putusannya, sehingga bisa berlanjut prosesnya,” ujar Anton.

Dibandingkan dengan pembangkit lainnya, investasi PLTP memang cukup besar. Karena untuk membangun PLTP dengan kapasitas 220 MW saja membutuhkan dana tidak kurang dari Rp8,8 triliun. “Namun demikian,
PLTP memiliki keunggulan ramah lingkungan,”jelasnya.

Selain pembangunan PLTP, Banyumas juga mengembangkan pembangkit alternatif untuk mencukupi kebutuhan listrik pedesaan terutama wilayah-wilayah terpencil dan terisolasi. Pembangkit listrik yang dikembangkan adalah pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Menurut Anton, tahun 2010 ada empat desa yang dijangkau oleh PLTS. Desa-desa itu adalah Desa Bogangin dan Banjarpanepen, Kecamatan Sumpiuh, Desa Gunung Lurah, Kecamatan Cilongok serta Desa Semedo, Kecamatan Pekuncen. “Keempat desa tersebut akan diberi 94 unit solar home system (SHS).
Jadi masing-masing desa rata-rata antara 20-25 unit, tergantung jumlah rumahnya,” ujarnya

Dikatakan oleh Anton, dana untuk pengembangan PLTS bersumber dari APBD Provinsi Jateng dan Banyumas senilai Rp633 juta. “Nantinya, sel surya akan ditempatkan di masing-masing rumah penduduk. Pemeliharaannya diberikan penuh kepada para penggunanya. Tetapi sebelumnya Dinas ESDM akan memberikan penyuluhan dan pendampingan untuk memelihara SHS,” ujarnya.

Selain SHS, pengembangan lainnya adalah PLTMH. Tahun 2010, Pemkab membangun dua unit PLTMH. Satu unit berada di Desa Gunung Lurah Kecamatan Cilongok dengan kapasitas 30 kilowatt (KW) dengan memanfaatkan aliran irigasi Sungai Mengaji. Jumlah rumah yang dilayani mencapai 150 keluarga. Nilai
pembangunannya mencapai Rp1,1 miliar yang sumbernya dari APBN dan APBD Jateng.

“Sementara satu unit lainnya berada di Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok. Di desa setempat, alokasi dananya mencapai Rp1,3 miliar dari APBN dan APBD Jateng untuk membangun PLTMH dengan kapasitas 60 KW dengan memanfaatkan aliran Sungai Prukut. PLTMH di desa tersebut akan melayani 150 rumah. Pemeliharaannya diserahkan melalui kelompok pengguna PLTMH yang dananya diambilkan dari iuran para pelanggan setiap bulannya,” jelas Anton.

MediaIndonesia
Liliek Darmawan

Comments

One Response to “Pembangkit Panas Bumi 220 MW Siap Dibangun di Baturraden”
  1. Mugi says:

    Wah, alhamdulilah makin banyak Pembangkit Listrik yang ramah lingkungan,
    harus terus kita dukung sambil tetap melestarikan lingkungan ini.

    Salam

    Mugi – PT.D&C Engineering
    Cilacap 2x300MW CoalFiredSteam Power Plant

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.