Sunday, October 22, 2017

Pasokan Gas Ke Industri belum Terjamin

February 9, 2010 by  
Filed under BBG, Featured

Industri manufaktur belum mendapat jaminan terjaganya suplai gas, di tengah adanya kenaikan konsumsi gas tahun ini. Pasalnya, pemerintah hanya memprioritaskan suplai gas pada sektor pupuk.

“Konsumsi gas bertambah seiring dengan instruksi pemerintah yang ingin mengalokasikan porsi lebih besar ke pembangkit listrik, pupuk dan ekspor. Namun, industri lain yang dikorbankan. Ini tidak adil,” ujar Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) Achmad Widjaya, di Jakarta, Senin (8/2).

Menurutnya, PT Perusahaan Gas Negara (PGN) belum bisa memberikan jaminan atas tercukupinya suplai gas kepada sektor industri di luar pupuk. Ia mencatat, lima sektor manufaktur sepanjang tahun ini terancam defisit gas sekitar 20% – 40% dari total kebutuhan sekitar 1.881 MMscfd (million metric standard cubic feet per day/juta kaki kubik per hari) karena ketidakpastian pasokan gas dari PGN.

Kelima sektor yang terancam kekurangan pasokan gas tersebut adalah keramik, kaca lembaran, kain dan benang, makanan minuman, dan sarung tangan karet. Ancaman defisit gas membuat kalkulasi bisnis lima sektor industri itu tahun ini menjadi sulit.

Di sektor keramik, defisit gas di sektor keramik pada 2010 mencapai 20% – 30% dari alokasi 2010 yang diperkirakan sebesar 129,9 MMscfd.

Sebagai perbandingan, pada 2008 dari total kebutuhan gas ideal sektor keramik sebesar 122,6 MMscfd, PGN hanya memasok 80% atau setara dengan 98,8 MMscfd dengan tekanan yang tidak stabil.

“Pasokan tidak ideal membuat industri keramik beroperasi di bawah target. Kalau ini terus diabaikan, banyak perusahaan akan mati,” tandasnya.

sumber :  mediaindonesia

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.