Saturday, October 21, 2017

Pabrik pencairan batu bara SASOL baru beroperasi 2017

March 6, 2010 by  
Filed under Featured, Coal

Bogor – Perusahaan tambang asal Afrika Selatan, South Africa Synthetic Oil Liquefaction (Sasol) diperkirakan baru akan beroperasi di Indonesia pada 2017.

Deputi Perencanaan Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Luky Eko Wuryanto mengatakan saat ini pemerintah dan Sasol tengah melakukan studi teknis awal rencana investasi perusahaan itu yang ingin membangun pabrik pencairan batu bara (coal liquefaction plant).

“Proyek ini saat ini ditangani oleh tim nasional proyek yang diketuai Dirjen Migas. Kami sedang studi untuk mencari tempat [site section study] dan studi mendalam [deep screening study]. Kalau konstruksi sudah dimulai, biasanya butuh waktu 2-3 tahun untuk beroperasi,” katanya di sela-sela acara Sosialisasi Kebijakan Penanaman Modal di Wisma BKPM Cipanas Bogor, siang tadi.

Menurut dia, terdapat dua opsi wilayah yang akan menjadi tempat pelaksanaan proyek tersebut yakni Kalimantan Timur dan Sumatra Selatan. “Kami akan pilih salah satu dari dua provinsi itu,” jelasnya.

Dia menuturkan studi yang direncanakan selesai tahun ini tersebut menelan biaya sekitar US$3 juta yang ditanggung bersama oleh kedua belah pihak. “Jadi porsi tanggungannya adalah Sasol 50% dan 50% Indonesia,” jelasnya.

Pada Desember 2009, Kepala BKPM Gita Wirjawan telah menandatangani nota kesepakatan dengan Ernst Oberholster, Managing Director South Africa Synthetic Oil Liquefaction Synfuels International, dalam rangka mengembangkan fasilitas coal to liquid di Indonesia.

Penandatanganan nota kesepakatan tersebut merupakan tindaklanjut dari kerja sama selatan-selatan dan bilateral antara Indonesia dan Afika Selatan di bidang pengembangan energi yang dirintis sejak empat tahun terakhir.

Teknologi yang dikembangkan Sasol di Indonesia rencananya akan digunakan untuk memproduksi kurang lebih 80.000 barel bahan bakar berkualitas tinggi untuk memenuhi kebutuhan transportasi di Indonesia. Nilai keseluruhan proyek diperkirakan lebih dari US$10 miliar.

bisnis.com
sasol_afrika_selatan

Comments

2 Responses to “Pabrik pencairan batu bara SASOL baru beroperasi 2017”
  1. info migas says:

    Wah ternyata potensi minyak bumi yang ada di Indonesia sekarang ini dilirik sama pihak asing ya. Lalu gimana nasib Indonesia sendiri dong. Seharusnya kita sendiri yang semestinya bisa mengolah potensi minyak bumi yang ada di Indonesia.

  2. helmy hakim says:

    Mudah2an pengangguran di Indonesia bisa trus berkurang.. karena cukup Ironis Indonesia yang kaya akan potensi alam serta cadangan MIGAS masih menjadi negara yang penduduknya banyak yang miskin.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.