Wednesday, January 18, 2017

Mendag: Eksportir Perlu Lakukan Efisiensi Sikapi Penguatan Rupiah

April 18, 2010 by  
Filed under BBM

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengharapkan para pelaku ekspor bisa melakukan efisiensi terhadap produknya, dalam rangka mengantisipasi penguatan rupiah terhadap dolar AS belakangan ini.

“Kalau ada hal-hal yang berubah di kurs mereka harus melakukan efisiensi di tempat lain, bagaimana mengurangi ekonomi biaya tinggi dan biaya-biaya lainnya,” kata¬† Mari saat ditemui di kantornya, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Jumat (16/4/2010)

Ia menjelaskan yang idealnya kurs rupiah berada di posisi stabil agar bisa menopang sektor usaha di dalam negeri, namun posisi Indonesia yang menganut kurs mengambang atau berubah-rubah, penguatan ataupun perlemahan kurs bisa terjadi kapan pun.

Mari menambahkan pemerintah tetap optimis dengan pertumbuhan total nilai ekspor sebesar 13% (migas dan non migas) di mana sektor non migas setidaknya bisa tumbuh sebesar 8,5% pada tahun 2010 ini.

“Langkah-langkahnya meningkatkan daya saing, mengurangi ekonomi biaya tinggi, akses pasar, promosi, dan lain-lain,” katanya.

Seperti diketahui dampak penguatan rupiah dikhawatirkan akan mengurangi daya saing produk ekspor Indonesia di pasar internasional.

Beberapa pekan terakhir penguatan rupiah terhadap dollar AS terus berlangsung, meski pada hari ini nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis ke level 9.015 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.008 per dolar AS.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.