Thursday, July 27, 2017

Medco operasikan Area 47 EPSA per 1 April

April 5, 2010 by  
Filed under BBM, Featured

PT Medco Energi Internasional Tbk melalui anak perusahaannya, Medco International Ventures Limited (MedcoEnergi), ditetapkan sebagai operator dari Perjanjian Eksplorasi dan Produksi atas Area 47 (Area 47 EPSA) selama masa eksplorasi mulai 1 April 2010.

Ketetapan itu diterima MedcoEnergi dari Great Socialist People Libyan Arab Jamahiriya – General People’s Committee (GPC) melalui Surat Keputusan GPC No.72/1378 PB. (2010) yang dikeluarkan pada 20 Maret 2010. Dengan demikian, per 1 April 2010, MedcoEnergi resmi menjadi Operator dari Area 47 EPSA, menggantikan Verenex Energy Area 47 Libya Limited (VEAL).

Direktur Utama MedcoEnergi Darmoyo Doyoatmojo menyatakan GPC juga telah memberikan satu tahun perpanjangan masa eksplorasi atas Area 47 EPSA mulai 1 April 2010. Menurut dia, perpanjangan masa eksplorasi tersebut akan memungkinkan MedcoEnergi dan Libyan Investment Authority (LIA) untuk mendapatkan komersialisasi atas temuan dari area tersebut, serta mengadakan tambahan pengeboran atas tiga sumur eksplorasi.

“MedcoEnergi juga sedang dalam proses penyelesaian pemboran dua sumur kajian dan tiga sumur eksplorasi sebagai bagian dari program 2010. Program pemboran tahun ini juga termasuk menyelesaikan dan menguji tiga sumur yang telah dibor pada saat yang lalu, akan tetapi ditangguhkan sementara oleh operator sebelumnya,” katanya dalam siaran pers yang diterima Bisnis hari ini.

Sebelumnya, Direktur Proyek MedcoEnergi Lukman Mahfoedz mengatakan perusahaan dan mitra kerjanya di Area 47 EPSA, LIA, yang mengakuisisi kepemilikan Verenex Energy Inc di Area 47 EPSA pada 21 Desember 2009 yang lalu, sedang dalam tahap akhir untuk untuk mendapatkan komersialisasi dari National Oil Corporation atas beberapa temuan cadangan minyak di Area 47.

Darmoyo mengatakan perusahaan akan bekerja sama dengan LIA untuk mempercepat program pengkajian dan pengembangan temuan minyak yang ada di Area-47. Di samping itu, katanya, kedua perusahaan sangat antusias dengan prospek yang masih belum dibor pada blok tersebut.

“Kami juga optimis akan dapat melanjutkan rekam jejak keberhasilan kami dalam program pengeboran hidrokarbon yang berlimpah pada wilayah tersebut,” jelasnya.

Pekan lalu, Darmoyo mengatakan komersialisasi Area-47 akan dilakukan pada 2010. Adapun, penyampaian laporan final hasil pengeboran sumur uji akan dilakukan pada kuartal kedua 2010.

Medco Energi memiliki hak partisipasi sebesar 50% di Area-47. Produksi minyak dari blok tersebut ditargetkan pada 2014 dengan rencana produksi antara 50.000 dan 100.000 bph.

Lukman Mahfoedz mengatakan apabila pada perpanjangan masa eksplorasi tersebut ditemukan adanya tambahan sumber daya baru, secara otomatis akan ada perpanjangan untuk komersialisasinya. MedcoEnergi, tuturnya, telah mengajukan komersialisasi untuk penemuan sebelumnya dan diharapkan hal itu disetujui dalam waktu dekat.

Mengenai keberadaan MedcoEnergi yang ditunjuk sebagai operator Area-47, Lukman mengatakan dengan kepemilikan hak partisipasi antara MedcoEnergi dan LIA yang berimbang, sebenarnya NOC bisa menyerahkan kepada LIA yang merupakan perusahaann terafiliasinya. “NOC bisa saja memberikan ke perusahaan yang terafiliasi, tetapi mereka memilih MedcoEnergi. Kami juga berterimakasih kepada pemerintah Libia karena cepatnya persetujuan. Kami mengajukan pada 4 Maret 2010, dan disetujui 20 Maret 2010 oleh kantor perdana menteri,”jelasnya. (msw)menyatakan GPC juga telah memberikan satu tahun perpanjangan masa eksplorasi atas Area 47 EPSA mulai 1 April 2010. Menurut dia, perpanjangan masa eksplorasi tersebut akan memungkinkan MedcoEnergi dan Libyan Investment Authority (LIA) untuk mendapatkan komersialisasi atas temuan dari area tersebut, serta mengadakan tambahan pengeboran atas tiga sumur eksplorasi.

“MedcoEnergi juga sedang dalam proses penyelesaian pemboran dua sumur kajian dan tiga sumur eksplorasi sebagai bagian dari program 2010. Program pemboran tahun ini juga termasuk menyelesaikan dan menguji tiga sumur yang telah dibor pada saat yang lalu, akan tetapi ditangguhkan sementara oleh operator sebelumnya,” katanya dalam siaran pers yang diterima Bisnis hari ini.

Sebelumnya, Direktur Proyek MedcoEnergi Lukman Mahfoedz mengatakan perusahaan dan mitra kerjanya di Area 47 EPSA, LIA, yang mengakuisisi kepemilikan Verenex Energy Inc di Area 47 EPSA pada 21 Desember 2009 yang lalu, sedang dalam tahap akhir untuk untuk mendapatkan komersialisasi dari National Oil Corporation atas beberapa temuan cadangan minyak di Area 47.

Darmoyo mengatakan perusahaan akan bekerja sama dengan LIA untuk mempercepat program pengkajian dan pengembangan temuan minyak yang ada di Area-47. Di samping itu, katanya, kedua perusahaan sangat antusias dengan prospek yang masih belum dibor pada blok tersebut.

“Kami juga optimis akan dapat melanjutkan rekam jejak keberhasilan kami dalam program pengeboran hidrokarbon yang berlimpah pada wilayah tersebut,” jelasnya.

Pekan lalu, Darmoyo mengatakan komersialisasi Area-47 akan dilakukan pada 2010. Adapun, penyampaian laporan final hasil pengeboran sumur uji akan dilakukan pada kuartal kedua 2010.

Medco Energi memiliki hak partisipasi sebesar 50% di Area-47. Produksi minyak dari blok tersebut ditargetkan pada 2014 dengan rencana produksi antara 50.000 dan 100.000 bph.

Lukman Mahfoedz mengatakan apabila pada perpanjangan masa eksplorasi tersebut ditemukan adanya tambahan sumber daya baru, secara otomatis akan ada perpanjangan untuk komersialisasinya. MedcoEnergi, tuturnya, telah mengajukan komersialisasi untuk penemuan sebelumnya dan diharapkan hal itu disetujui dalam waktu dekat.

Mengenai keberadaan MedcoEnergi yang ditunjuk sebagai operator Area-47, Lukman mengatakan dengan kepemilikan hak partisipasi antara MedcoEnergi dan LIA yang berimbang, sebenarnya NOC bisa menyerahkan kepada LIA yang merupakan perusahaann terafiliasinya. “NOC bisa saja memberikan ke perusahaan yang terafiliasi, tetapi mereka memilih MedcoEnergi. Kami juga berterimakasih kepada pemerintah Libia karena cepatnya persetujuan. Kami mengajukan pada 4 Maret 2010, dan disetujui 20 Maret 2010 oleh kantor perdana menteri,”jelasnya.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.