Saturday, October 21, 2017

Listrik naik, biaya operasional melonjak

July 5, 2010 by  
Filed under BBM

Para pebisnis di Jakarta memperkirakan akan terjadi lonjakan biaya operasional dan produksi pada semua sektor hingga lebih dari 30% akibat dampak penaikan tarif dasar listrik (TDL) rata-rata 10% per 1 Juli 2010.

Wakil Ketua Bidang Usaha Mekro, Kecil, Menengah dan Koperasi Kadin Jakarta Nasfi Burhan mengatakan penaikan biaya tersebut dipicu oleh penaikan hampir seluruh harga barang dan jasa menyusul adanya ketetapan TDL yang baru.

Dia mengatakan pebisnis dari kalangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta koperasi yang paling merasakan dampak dari kebijakan PT Perusahaan Listrik Negara yang direstui pemerintah menaikkan TDL.

Sebab, sebagian besar kegiatan usahanya berada di kawasan permukiman atau di rumah toko yang menggunakan energi listrik dengan daya minimal 1.300 Kwh dan bukan kelompok daya yang tidak naik yaitu 450-900 Kwh.

“PT PLN hanya memberikan insentif kepada pelanggan daya 450-900 Kwh yang di Jakarta hampir sudah tidak ada lagi karena yang terpasang sekarang minimal 1.300 Kwh, termasuk yang dipakai UKM,” ujarnya.

Nasfi mengatakan pembengkakan biaya produksi dan operasional UMKM tersebut menjadi semakin tinggi jika kenaikan TDL juga menyebabkan biaya transportasi meningkat.

Sementara itu, dihubungi secara terpisah Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Soeprayitno mengatakan kenaikan TDL akan memberatkan industri jika diberlakukan juga pada tarif beban puncak dan tarif multiguna.

“Namun, yang dikhawatirkan nanti dampak dari kenaikan TDL berpengaruh terhadap biaya transportasi yang menyebabkan biaya lalu lintas barang menjadi lebih tinggi,” ujarnya.

Dia mengatakan kenaikan TDL akan memicu terjadinya penaikkan harga barang dan jasa, terutama barang konsumsi yang menjadi kebutuhkan masyarakat luas.

Senada dengan Soeprayitno, Wakil Ketua Kadin Jakarta Yukki N. Hanafi mengatakan penaikan TDL dapat dipastikan berperanguh terhadap peningkatan biaya produksi yang pada gilirannya akan dibebankan kepada konsumen melalui penaik harga jual produknya.

“Maka, dikhawatirkan akan terjadi dua kali kenaikan harga, yaitu setelah diberlakukan TDL yang baru dan pada bulan puasa Ramadhan dan hari raya Lebaran,” ujarnya.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.