Monday, March 27, 2017

Konversi BBM ke BBG taxi & bus digalakkan

June 25, 2010 by  
Filed under BBM

Pemerintah akan menggalakkan kembali kebijakan konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG), terutama untuk moda transportasi umum seperti taxi dan bus di wilayah Jakarta mulai 2011.

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Agusman Effendi mengungkapkan pada dasarnya penggunaan BBG itu merupakan bagian dari pokok-pokok kebijakan energi nasional yang dirumuskan oleh DEN.

“Saya pikir dalam 1-2 minggu lagi, kita sudah masuk pada tahapan menuju finalisasi penggunaan BBG ini. Kami sudah melakukan pertemuan dengan Kementerian Perhubungan, Pemda DKI, Kementerian Ristek, Kementerian Lingkungan Hidup,” katanya hari ini.

Tujuan program konversi BBG tersebut, katanya, di antaranya untuk menurunkan emisi karbon sejalan dengan program pemerintah lainnya.

Dia mengatakan  dalam pokok-pokok kebijakan energi nasional juga dijelaskan bahwa penggunaan BBG di sektor transportasi lebih murah dan lebih bersih ketimbang BBM.

Menurut dia, program BBG yang sudah berjalan sebagian terutama penggunaannya untuk Bus Transjakarta, diharapkan sudah bisa ditingkatkan secara menyeluruh.

Pasalnya, katanya, DEN berencana menyamakan harga BBG yang berbeda dari dua pemasok, antara PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk.

Terkait dengan soal minimnya infrastruktur yang menjadi kendala penerapan BBG selama ini, Agusman mengakui hal itu diakibatkan oleh tidak adanya perkembangan stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) sejak 2003.

“Bahkan jumlahnya diperkirakan semakin menurun. Itu yang menjadi permasalahan. Kami berharap bagaimana bisa menambah lagi outlet-outlet SPBG dan infrastrukturnya juga harus kita tata kembali, misalnya terkait pipa gas.”

Agusman mengatakan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan berencana menambah jumlah converter kit BBG pada 2011 sehingga sasaran penggunaan BBG untuk transportasi umum di wilayah Jakarta untuk tahap awal ini bisa terlaksana.

Menurut dia, pemerintah juga akan menerapkan program konversi BBG di 10 kota besar di Indonesia setelah target penggunaannya tarnsportasi umum di wilayah Jakarta bisa terealisasi mulai 2011.

“Untuk sekarang, Jakarta dulu yang akan kita prioritaskan. Untuk sasaran selanjutnya, akan 10 kota besar yang akan kita tetapkan menggunakan BBG sebagai bahan bakar,” tutur Agusman.

Untuk diketahui, sebelumnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Zahedy Saleh mengungkapkan pengembangan pemanfaatan gas bumi pada sektor transportasi masih terkendala berbagai hal, di antaranya keterbatasan jaringan pipa distribusi, mahalnya harga konverter kit, investasi, dan biaya operasi SPPG yang mahal dan margin yang belum menarik bagi kalangan investor.

Menurut dia, pemerintah melalui instansi terkait akan melakukan revitalisasi SPBG dan pembagian konverter kit serta melakukan koordinasi dengan instansi terkait baik di tingkat pusat dan daerah untuk mendorong pemanfaatan gas bumi di sektor transportasi.

Selain itu, pemerintah juga akan memfasilitasi pengembangan gas bumi, menentukan harga BBG yang diharapkan dapat menarik bagi penyedia (investor), memberikan subsidi harga BBG untuk sektor transportasi, menyediakan payung hukum pemanfaatan BBG untuk sektor transportasi.

“Pemanfaatan gas bumi [BBG] untuk sarana transportasi belum berjalan secara maksimal dikarenakan masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaanya. Opini masyarakat bahwa penggunaan BBG memiliki resiko keamanan yang lebih besar dibandingkan dengan BBM juga merupakan kendala,” ungkap Darwin, beberapa waktu lalu.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.