Tuesday, May 30, 2017

Keterlibatan PT SMJ Untungkan Pemkab Sumbawa

April 21, 2010 by  
Filed under Alternatif

Keinginan PT Sumbawa Maju Jaya (SMJ), perusahaan bentukan Pemkab Sumbawa dengan Valco Corporation untuk mengambil 7% saham divestasi 2010 yang ditawarkan oleh PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) diyakini akan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ketua Komisi I DPRD Sumbawa, Samsul Fikri mengatakan keterlibatan SMJ sebagai perusahaan asli daerah dalam proyek penambangan emas dan tembaga oleh NNT, tentunya bisa memberikan manfaat maksimal kepada daerah, khususnya masyarakat Sumbawa.

“Sudah saatnya daerah mendapatkan hak mereka, khususnya masyarakat Sumbawa. Kemarin [24% saham 2006-2009], Pemda NTB hanya mendapatkan bagian 25% untuk kerja samanya dengan anak usaha Bakrie Group. Sedangkan mereka [Bakri] mendapatkan porsi mayoritas 75%. Kalau perusahaan asli daerah yang ambil [saham 2010], semuanya lari ke daerah lagi,” ujar dia, hari ini.

Ironisnya, kata dia, dari porsi 25% saham dari perusahaan konsorsium PT Multi Daerah Bersaing tersebut harus dibagi lagi menjadi tiga bagian, yakni Pemprov NTB 40%, Pemkab Sumbawa Barat 40%, dan Pemkab Sumbawa 20%.

“Bagian 20% untuk Sumbawa itu sebenarnya agak kurang fair karena futurenya NNT itu ada di Elang Dodo, Sumbawa. Kalau untuk 24% saham, Pemprov NTB bersama Pemkab KSB masing-masing mendapatkan 40%:40%, saya kira sudah cukup. Sekarang saatnyalah masyarakat Sumbawa mengambil peran untuk 7% saham 2010 ini.”

Menurut Samsul, perusda Sumbawa itu sebelumnya sempat melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan pihak NNT untuk mengakuisisi 2% saham perusahaan tambang asal Amerika itu.

Hanya saja, kata dia, rencana akuisisi tersebut akhirnya terhenti karena persoalan divestasi NNT yang diperkarakan ke sidang Arbitrase Internasional oleh Pemerintah Indonesia.

Dia menjelaskan untuk rencana akuisisi 7% saham 2010 senilai US$444,08 juta tersebut, SMJ yang sepenuhnya didukung oleh Valco bersedia memberikan keuntungan kerja sama kepada Pemprov NTB serupa yang diberikan oleh Bakrie Group sebelumnya.

“SMJ sudah menyampaikan kesiapannya untuk memberikan yang terbaik bagi daerah. Apa yang diberikan oleh Bakrie kemarin, mereka [SMJ] juga siap memberikan itu. Bahkan lebih dari itu [sekedar copy paste]. Harusnya sudah tidak ada alasan Gubernur [NTB] menolak SMJ,” tutur Samsul.

Seperti diberitakan sebelumnya, Direktur Utama SMJ M. Hadi Bil’id mengatakan pihaknya bersama Valco telah menyediakan dana hingga US$3 miliar untuk mengakuisisi 7% saham NNT.

Di sisi lain, pemerintah bersama manajemen NNT telah membentuk tim negosiator untuk mengkaji harga 7% saham pemilik tambang Batu Hijau, program divestasi 2010 itu.

Menurut Direktur Jenderal Mineral, Batu bara, dan Panas bumi Kementerian ESDM Bambang Setiawan mengatakan pembahasan soal harga 7% saham 2010 yang ditawarkan oleh NNT sebesar US$444,08 juta pada 31 Maret 2010 itu masih berupa pembicaraan informal.“Sekarang tim negosiator sudah terbentuk. Tunggu pembahasan saja,” kata dia.

Seperti diketahui, untuk harga 100% saham yang disepakati pada divestasi 2006 dan 2007, masing-masing sebesar US$4,03 miliar dan US$3,64 miliar, sesuai dengan keputusan Arbitrase Internasional.

Sementara itu, untuk harga 100% saham 2008 dan 2009 yang semula ditawarkan oleh NNT masing-masing US$6,08 miliar dan US$4,97 miliar tersebut, akhirnya disepakati menjadi US$3,526 miliar atau besaran divestasi 7% untuk 2008 dan 2009 sama-sama senilai US$246,8 juta. Kesepakatan harga tersebut ditetapkan pada 14 Juli 2009 setelah melalui proses perundingan yang cukup panjang.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.