Wednesday, July 26, 2017

Kepala BP Migas: Ini Industri Pengurasan, Bukan Pabrik Panci

April 23, 2010 by  
Filed under BBM, Featured

Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (BP Migas), R. Priyono, mengajukan angka produksi minyak 917-965 ribu barel per hari bukan maksud untuk menurunkan target produksi yang dibebankan pemerintah kepada BP Migas.

Produksi industri hulu migas sangat fluktuatif dan tidak bisa diprediksi. “Ketidakpastian yang tinggi karena kondisi bawah tanah tidak dapat diprediksi dengan pasti,” kata Kepala BP Migas, R. Priyono saat melantik pejabat setingkat kepala divisi di kantornya hari ini.

Seperti yang dikutip dalam keterangan tertulis pers yang dikeluarkan BP Migas, Kamis (22/4), Priyono mengatakan, “Ini industri pengurasan, bukan pabrik panci,” ujarnya.

Priyono sendiri menyerahkan penentuan angka target produksi pada pemerintah. “Namun, karena BP Migas yang mengetahui kemampuan teknis sumur-sumur produksi, kami akan memberi masukan tingkat probabilitas keberhasilan pencapaian angka tersebut,” katanya.

Dalam Rapat Dengar Pendapat dengan DPR, Senin (19/4), Priyono mengungkapkan produksi 965 ribu barel per hari merupakan target pesimistis yang dapat dicapai. Sementara 917 ribu barel per hari merupakan target optimistis. Karena itu BP Migas mengusulkan target produksi dalam kisaran 917-965 ribu barel per hari.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, Evita Herawati Legowo, mengaku angka 917 ribu itu tidak pernah dikoordinasikan dengan pihaknya. “BP Migas belum pernah mengkoordinasikan angka ini dengan kami sebelumnya,” ujar Evita dalam Rapat Dengar Pendapat hari ini.

Dewan Perwakilan Rakyat lalu berinisiatif untuk mempertemukan Priyono dengan pemerintah untuk membahas hal ini. Rapat yang berlangsung dari jam 14.00 ini kemudian diskors, dan rencananya akan kembali dibuka pada pukul 20.00.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.