Wednesday, May 24, 2017

Kapal Tanker Terbesar Pertamina “Si Geulis” Diluncurkan

May 4, 2010 by  
Filed under BBM

Direktur Pemasaran & Niaga Pertamina Djaelani Sutomo meresmikan pengoperasian tanker terbesar milik Pertamina, MT Gunung Geulis P 8004, yang memiliki bobot hingga 107.500 DWT.

Dumai- PT Pertamina (Persero) meresmikan pengoperasian tanker MT Gunung Geulis P 8004. Kapal itu merupakan yang terbesar dalam jajaran armada kapal Pertamina dengan kapasitas angkut lebih dari 600 ribu barel minyak mentah (crude). “Dengan masuknya tanker MT Gunung Geulis, selain untuk mendukung keandalan pasokan minyak mentah untuk diolah menjadi BBM, juga untuk mendorong kinerja divisi Perkapalan Pertamina yang andal dan akuntabel,” ujar Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Djaelani Sutomo seusai peresmian beroperasinya kapal tersebut di Dumai, Riau, Sabtu (24/4).

Kapal tanker besar dengan bobot hingga 107.500 dead weight tonnes (DWT) ini diharapkan dapat memperlancar pasokan minyak mentah untuk kilang pengolahan bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Kapal terbesar yang dimiliki Pertamina ini berjenis large range dengan panjang 243,8 meter dan berkonstruksi lambung ganda (double hull) sesuai dengan persyaratan kapal pengangkut minyak internasional.

Kecepatan normal kapal itu bisa mencapai 13 knot dan kecepatan maksimal 15 knot. Dengan kemampuan itu, jalur laut antara Dumai dan Balongan, Jawa Barat, bisa ditempuh oleh MT Gunung Geulis selama 58 jam.

Menurut Djaelani, MT Gunung Geulis akan dioperasikan untuk membawa crude dari Dumai ke Kilang Balongan Indramayu, Jawa Barat, Kilang Cilacap, Jawa Tengah, hingga Kilang Balikpapan di Kalimantan Timur. “Adapun pembelian kapal baru itu termasuk program Pertamina untuk meremajakan kapal, sekaligus mendukung operasi Pertamina memproduksi tambahan 400 ribu barel per hari (bph) pada 2010. Selain itu, dengan adanya kapal baru ini diharapkan bisa menekan biaya sewa sekaligus menjamin ketersediaan angkutan BBM di daerah rawan bencana,” paparnya.

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Djaelani Sutomo yang mewakili Direktur Utama Karen Agustiawan mengatakan kapal seharga US$53 juta itu dibeli dari ship management Norwegia untuk melayani pengangkutan minyak domestik dan internasional. “Kapal ini akan menjalani rute Dumai-Balongan-Cilacap juga Balikpapan. Ke depan bisa dioperasikan ke luar negeri dan MT Gunung Geulis merupakan kapal ketiga yang dimiliki oleh BUMN itu dengan tahun pembuatan termuda. Kapal itu dibuat di Jepang pada 2009,” tutur Djaelani.

Djaelani yang pernah mengepalai bisnis pelumas menambahkan MT Gunung Geulis sudah menggunakan pelumas Pertamina yang bisa digunakan untuk mengoperasikan kapal besar. “Kami sudah mendapatkan approval dari pabrikan mesin kapal,” katanya.

Pembelian kapal baru merupakan program Pertamina meremajakan kapal sekaligus mendukung operasional BUMN itu dalam memproduksi tambahan minyak mentah sebesar 400.000 barel per hari pada tahun ini dan menjadi 1 juta barel per hari dalam 4 tahun.

Sesuai dengan rencana bisnisnya, Pertamina akan mengganti kapal tua berumur lebih dari 25 tahun dengan kapal baru. Sampai saat ini, sebagian dari 140 kapal yang dioperasikan oleh Pertamina umurnya sudah mencapai 25 tahun.

“Sebenarnya peremajaan ini agak terlambat. Seharusnya 10 tahun lalu kami sudah menjalankan pembelian kapal baru,” tutur Djaelani.

Untuk itu, dia menegaskan direksi perseroan berkomitmen menjadikan bisnis perkapalan melalui Pertamina Perkapalan sebagai lini bisnis yang menguntungkan.

Pertamina Perkapalan tidak hanya berkonsentrasi melayani angkutan minyak mentah milik induk usaha, tetapi bisa menghasilkan untung. “Pada tahun ini kami menginvestasikan minimal Rp 4 triliun untuk pengadaan kapal dan pada 2014 bisa mencapai 12 triliun. Dengan investasi sebesar itu setidaknya, membuktikan keinginan Pertamina memprioritaskan perkapalan sebagai lini bisnis yang menjanjikan,” ungkap Djaelani.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.