Tuesday, January 17, 2017

Jerman Ingin Tingkatkan Kerjasama Bidang energi baru terbarukan (EBT)

October 26, 2010 by  
Filed under Alternatif

energiterbarukan.net- Jerman ingin meningkatkan kerjasama dengan Indonesia dalam pengembangan energi baru terbarukan (EBT) khususnya di bidang panas bumi (geothermal).

Hal itu dikatakan oleh  Deputi Dirjen Kebijakan Ekonomi Eksternal, Kementerian Ekonomi dan Teknologi Jerman, Karl Wendling pada Konferensi Energi dengan tema Toward The Sustainability of Energy in Indonesia : Hydrocarbon Outlooks and Trends of Renewable Energy yang diadakan di Berlin, seperti dikutip dari Kantor Berita Nasional Antara, Jumat  15 Oktober 2010. “Dalam pembukaan konperensi Rabu lalu, Karl Wendling mewakili pemerintah Jerman menyatakan hal tersebut,”ujar Counsellor Pensosbud – KBRI Berlin, Agus Priono.

Image

Menurut Karl Wendling, latar belakang Jerman ingin meningkatkan kerjasama dengan Indonesia mengingat potensi di bidang energi khususnya geothermal yang sangat besar di Indonesia sehingga pihaknya ingin menjadi mitra RI yang kompeten dalam kerja sama teknologi terkait energi. Selain itu,lanjut dia, Indonesia juga merupakan mitra strategis bagi Jerman baik dalam lingkup regional (ASEAN) maupun global (G-20, UNFCCC), Indonesia tercatat sebagai negara yang membuat langkah maju karena perkembangan positif seperti demokrasi yang stabil dan perbaikan kebijakan di bidang investasi.

Karl Wendling juga  menjelaskan, dalam menghadapi perubahan iklim merupakan tantangan bagi dunia secara keseluruhan sehingga untuk mengatasinya diperlukan kerjasama global antar bangsa serta peran kerja sama pemerintah maupun swasta di bidang energi, khususnya investasi swasta menjadi semakin penting.

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) Tubagus Haryono yang mewakili Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI, menekankan pentingnya energi dalam mendukung pembangunan di Indonesia. “Oleh karena itu, Pemerintah RI mendorong pengembangan kerjasama di bidang energi, antara lain dengan memberikan insentif investasi di bidang tersebut,”tuturnya.

Pembukaan konperensi yang dilakukan di City Hall Berlin, Gedung yang cukup bergengsi di Berlin, Jerman dihadiri lebih dari 190 peserta dari berbagai kalangan antara lain pemerintah, usahawan, industri, institut riset, universitas dan pengambil keputusan baik dari Indonesia maupun Jerman.

ditulis oleh Ferial

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.