Tuesday, March 28, 2017

Investor PLTU Pemalang inginkan jaminan pemerintah

November 19, 2010 by  
Filed under Alternatif

Energi ;  Sebanyak tujuh investor asing yang berebut proyek pengadaan dan konstruksi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Pemalang, Jawa Tengah berkapasitas 2×1.000 MW tetap meminta pemerintah mengeluarkan surat jaminan terhadap proyek tersebut.

Ketujuh investor asing tersebut yakni China Shenhua Energy Company Limited, CNTIC-Consortium Guandong Yudean, Itochu-J Power-Adaro Energy Consortium, Korea Electric Power Company, Marubeni Corporation, Mitsubishi Corporation, dan Mitsui International Power Consortium.

Direktur Pengadaan Strategis PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Bagiyo Riawan mengungkapkan perlunya surat jaminan pemerintah yang dimintakan oleh investor tersebut, mengingat proyek pembangkit berbahan bakar batu bara itu termasuk proyek umum yang dikerjakan melalui mekanisme PPP.

Surat jaminan pemenang tender akan melaksanakan kontrak penjualan listrik (power purchase agreement/PPA) dengan PLN selama 25 tahun, mengacu kepada Perpres No.67 Tahun 2005 tentang Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha dalam Penyediaan Infrastruktur melalui mekanisme PPP.

Sesuai dengan perpres tersebut, proyek PPP dimungkinkan mendapatkan surat jaminan pemerintah.

“Ini kan proyek publik dan investor tetap menginginkan adanya jaminan dari pemerintah supaya jelas,” tutur dia, hari ini.

Namun demikian, jelas Bagiyo, saat ini ketujuh investor tersebut sedang mempersiapkan formasi konsorsium, termasuk pemilihan partner lokal yang akan digunakan dalam pengajuan proposal penawaran (request for proposal/RFP) pembangkit senilai US$3 miliar tersebut.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.