Thursday, July 27, 2017

Investor asing tertarik kembangkan shale gas

July 6, 2010 by  
Filed under BBG

Sejumlah investor dikabarkan tertarik untuk mengembangkan shale gas di Kalimantan, Sumatera, dan Papua yang dugaan awalnya menyimpan sekitar 1.000 triliun kaki kubik (tcf).

Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas A. Edy Hermantoro mengatakan pemerintah kini sedang menyiapkan potensi dan lokasi-lokasi yang mengandung shale gas untuk ditawarkan kepada investor.

Berdasarkan dugaan awal dari Institut Teknologi Bandung, total kandungan shale gas di Indonesia bisa mencapai sekitar 1.000 tcf.

“Potensi itu sedang disiapkan. Nanti kalau sudah selesai evaluasinya akan kami umumkan berapa angka persisnya,” katanya hari ini.

Berdasarkan situs resmi Ditjen Migas disebutkan shale gas adalah gas yang diperoleh dari serpihan batuan shale atau tempat terbentuknya gas bumi. Proses yang diperlukan untuk mengubah batuan shale menjadi gas membutuhkan waktu sekitar 5 tahun.

Dia mengatakan dalam pertemuan bilateral ketiga Indonesia-Amerika Serikat pada akhir Juni lalu, Dirjen Migas Kementerian ESDM menawarkan shale gas di Indonesia.

Delegasi juga sempat mengunjungi lapangan shale gas yang dikelola ExxonMobil. Shale gas telah dikembangkan Amerika Serikat sejak tahun 2000 dan pada 2004 diperkirakan dapat menghasilkan gas sebesar 16 miliar kaki kubik.

Edy mengatakan hingga saat ini beberapa perusahaan sudah menyatakan minatnya mengembangkan shale gas di Indonesia. Selain menyiapkan wilayah kerja, pemerintah sedang mempersiapkan regulasi shale gas, bentuk kontrak dan pedoman pengembangannya.

Pada Juni lalu pemerintah mengumumkan rencana membuka wilayah kerja untuk studi bersama guna mengetahui potensi riil shale gas di Indonesia. Pembukaan wilayah kerja itu dimulai dari wilayah onshore atau daratan.

“Kami evaluasi dulu mana wilayah-wilayah yang benar-benar potensial,” katanya.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.