Friday, May 26, 2017

Investasi Sektor Migas Masih Menjanjikan

March 17, 2010 by  
Filed under BBM

MUSIRAWAS, Sumsel – Investasi di sektor minyak dan gas bumi (migas) di Indonesia  diperkirakan dalam beberapa tahun ke depan diperkirakan masih cukup menjanjikan menyusul industri migas masih menjadi sumber energi  dunia.

“Saat ini, 95% negara di dunia masih menjadikan gas dan minyak sumber energinya, bahkan di Tanah air investor luar maupun dalam negeri masih melirik migas,”ungkap  Staf Ahli Deputi Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Ramdan Hutasuhut dalam Work Shop Migas dengan sejumlah wartawan yang diselenggarakan PT.Medco E&P Indonesia di Kota Lubuk Linggau, kemarin pagi.

Bahkan, katanya, perkembangan usaha sektor minyak dan gas bumi ini diprediksi membaik dan prosfektif karena didukung iklim kenyamanan berinvestasi di Tanah Air. Dia menjelaskan jumlah kontraktor migas yang menjalin kerja sama dengan Pertamina untuk melakukan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi sebanyak 46 perusahaan yang meliputi 46 blok yang telah berproduksi.

Menurut dia, adapun kapasitas produksi sebanyak 951.000 barrel per hari atau mendekati dari target yang ditetapkan dalam APBN, yakni sebesar 965.000 barrel/hari. “Minyak dan gas masih menjadi sumber devisa negara karena menyumbang 32% dari total pendapatan negara per tahun, sementara cadangan yang dimiliki Indonesia sekarang mencapai 11,9 juta barrel, bila dieksploitasi baru akan habis seratus tahun,”jelasnya.

Namun, lanjut dia, meski Indonesia memiliki potensi sektor migas darat maupun yang terkandung di laut  sejauh ini produksi dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan sendiri. Sebab, sambungnya,  Indonesia masih mengandalkan impor terutama dari negara-negara timur tengah. Hal ini lanjutnya disebabkan biaya produksi serta resiko kerugian bila gagal mendapati sumber minyak serta tekhnologi tinggi dan sumber daya manusia yang berkualitas menjadi salah satu alasannya.

Manager Operasional PT Medco E&P Indonesia, Herman Fauzy menjelaskan pihaknya memiliki 16 blok yang berada di 11 provinsi dan 24 kabupaten/ kota termasuk di Provinsi Sumatra Selatan. Dia menyebutkan di wilayah Sumsel meliputi Kabupaten Musi Rawas, Musi Banyuasin, Banyu Asin, Muara Enim dan Kabupaten Lahat. Dia mengatakan,migas yang dihasilkan kelima daerah tersebut sebagai stasiun pengumpul, dan selanjutnya dikirim ke kilang penyulingan milik PT Pertamina yang berada di Plaju Kota Palembang.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.