Friday, September 22, 2017

Realisasi investasi migas bumi perlu diawasi

May 20, 2010 by  
Filed under BBM

Pemerintah diminta meningkatkan pengawasan terhadap realisasi investasi minyak dan gas bumi agar melesetnya target seperti yang terjadi pada 2009 lalu tidak terulang pada tahun ini.

Anggota Komisi VII DPR Fraksi Partai Golkar Satya W. Yudha mengatakan berdasarkan data realisasi tahun lalu, dari target investasi sesuai program kerja dan anggaran (work program and budget/WP&B) 2009 untuk wilayah kerja eksplorasi sebesar US$3,22 miliar hanya terealisasi US$898 juta.

Adapun, untuk wilayah berproduksi dari target US$11,9 miliar hanya tercapai US$9,9 miliar. Tahun ini, katanya, berdasarkan WP&B 2010 pemerintah menargetkan investasi senilai US$2,36 miliar di wilayah eksplorasi dan US$13,63 miliar untuk wilayah produksi.

Agar realisasi tidak meleset, tuturnya, pemerintah perlu meningkatkan pengawasan dalam investasi migas dari kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) ke depan.

“Parlemen meminta agar pemerintah memonitor semua kemajuan realisasi dari WP&Btersebut supaya tidak meleset dari target,” katanya hari ini.

Berdasarkan catatan Bisnis, selama kuartal pertama 2010 realisasi investasi hulu migas yang merupakan gabungan di wilayah eksplorasi dan produksi baru mencapai US$2,61 miliar.

Kendati baru sekitar 16% dari target pemerintah, pencapaian itu masih lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi di periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai US$2,55 miliar.

Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh mengatakan investasi migas memerlukan komitmen finansial serta risiko yang tinggi. Untuk itu, katanya, dibutuhkan kerja sama yang kuat antara pemerintah dan para mitra untuk terus menciptakan iklim investasi yang lebih baik.

“Pemerintah akan melakukan segala upaya untuk menjamin return on investment dari para investor dan menghargai sancity of contract,” katanya.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.